Ketegangan di semenanjung Korea meningkat

08 Maret 2013 - 16:04:27

(VOVworld)- Pada Kamis (7 Maret), Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah mengesahkan resolusi meningkatkan langkah-langkah sanksi terhadap Republik Demokrasi Rakyat (RDR) Korea yang bersangkutan dengan uji coba nuklir ke-3 dari Pyong Yang pada bulan Februari lalu.


Sidang Dewan Keamanan PBB 
(Foto : Dantri.com.vn)


Resolusi nomor 2094 yang diajukan oleh Amerika Serikat dan diesahkan oleh 15 negara anggota Dewan Keamanan PBB telah mewajibkan semua negara dan perseorangan supaya menghentikan semua transaksi keuangan yang bersangkutan dengan program nuklir dan rudal serta ekspor senjata dari RDR Korea dan memperkuat pengawasan terhadap para diplomat negara ini. Resolusi ini juga meminta kepada dunia supaya mengentrol kapal dan pesawat terbang RDR Korea kalau dicurigai membawa barang terlarang, termasuk barang-barang mewah, bersamaan itu menekankan bahwa negara-negara anggota PBB harus menolak tidak memberikan izin lewat wilayah udaranya kepada semua pesawat yang diduga membawa bahan terlarang bagi RDR Korea. Resolusi ini juga menunjukkan bahwa Dewan Keamanan PBB akan mengajukan langkah-langkah berikutnya kalau Pyong Yang melakukan uji coba nuklir atau peluncuran nuklir baru. Terbanding dengan resolusi dari Dewan Keamanan PBB sebelumnya, resolusi kali ini dianggap sebagai perluasan sanksi dengan tarap lebih tinggi termasuk bidang perdagangan, keuangan, pengangkutan dan diplomatik.
Sebelumnya, RDR Korea menyatakan bahwa kalau Dewan Keamanan PBB mengesahkan resolusi untuk menerapkan sanksi-sanksi terhadap RDR Korea, maka negara ini akan mengesahkan langkah-langkah balasan yang kuat./.

28/07/2014

27°C

29/07/2014

24°C 30°C

Lambang Beli Jual
USD 21.200 21.250
JPY 206 210
EUR 28.295 28.635
GBP 35.622 36.195
CNY 3.274 3.311

Penjelasan tentang becak di Vietnam

Penjelasan tentang becak di Vietnam

(VOVworld)- Kami dengan gembira kembali berbincang-bincang dengan saudara-saudara dalam acara Kotak Surat Anda hari ini. Seluruh VOV5 pada pekan ini, telah menerima 180 surat, diantaranya program siaran bahasa Indonesia menerima...

Selanjutnya