Pemerintah Libia mengimbau tentara supaya membebaskan Ibukota Tripoli

(VOVworld) – Pada Selasa (21 Oktober), Pemerintah Libia meminta kepada tentara supaya melancarkan operasi membebaskan Ibukota Tripoli dan kota Benghazi dari kaum pembangkang, bersamaan itu mengimbau kepada penduduk lokal supaya melancarkan “Operasi perlawanan pasif” sampai saat tentara tiba. Dalam satu pernyataan, Pemerintah pimpinan PM Abdullah al-Thani menuduh kelompok-kelompok pembangkang lokal yang menyabot harta benda publik dan swasta di ibuktoa Tripoli, menyiksa warga dan menyerang kediam pribadi pejabat Pemerintah.

Pemerintah Libia mengimbau tentara supaya membebaskan Ibukota Tripoli - ảnh 1
PM Libia, Abdullah al-Thani
(Foto: vietnamnet.vn)

Pernyataan ini mengimbau kepada kaum muda di ibuktoa Tripoli dan daerah-daerah peluarannya supaya “masuk tentara untuk membebaskan diri dan membebaskan ibukota”. Pernyataan ini juga mendesak warga sipil supaya menghentikan serangan-serangan balasan dan menyerahkan para pembangkang kepada tentara. Pemerintah Libia berkomitmen akan membawa Ketua Kongres Rakyat Nasional (GCN-Parlemen sementara Libia yang sudah habis masa baktinya) dan kepala yang disebut sebagai Pemerintah yang dibentuk oleh GNC ke depan pengadilan, dengan tuduhan melakukan kudeta anti Pemerintah yang sah./.
Berita Terkait

Komentar

Yang lain