Bahan dari rakyat memasang sayap bagi seni tari profesional

(VOVworld) – Khazanah tari rakyat dari 53 etnis minoritas Vietnam memanifestasikan hal-hal yang beranekaragam, variatif dan memanifestasikan identitas dari berbagai etnis dalam panorama kebudayaan Vietnam. Pada periode integrasi dan temu pergaulan kebudayaan, maka bahan dari rakyat merupakan sumber bahan mentah bagi para seniman untuk meniupkan nafas baru bagi seni tari. 


Bahan dari rakyat memasang sayap bagi seni tari profesional - ảnh 1
Tarian dari warga etnis minoritas Mong
(Foto: dantocmiennui.vn)

Dalam proses kreativitas seni tari profesional selama lebih dari separo abad ini, 2/3 karya tari yang mencapai sukses berasal dari bahan dari rakyat. Identitas kebudayaan merupakan sumber yang atraktif bagi banyak generasi koreografer tari. Yang menjadi pelopor dalam menggunakan bahan ini ialah koreografer tari Hoang Chau ketika mengkombinasikan secara harmonis tari dari warga etnis minoritas Thai dengan bahasa tarian modern dalam karya yang berjudul “Daerah Tay Bac yang gembira ria”. Selanjutnya ialah koreografer tari Phung Nhan dengan karya tari “Tekukur biasa” yang memanfaatkan bahan dari seni tari etnis minoritas San Chay. Seniman Rakyat Le Ngoc Canh dengan karya “Mulai menampakkan sinar matahari” dari bahan seni tari etnis minoritas Tay dan lain-lain. Senian Rakyat Le Ngoc Canh menegaskan: “Tari rakyat dari etnis minoritas merupakan sumber ilham kreatif, merupakan pola pikir estetika, merupakan sumber perkembangan, struktur karya dari sistim bahasa dan struktur bahasa, Kalau mengerti tentang nilai dan identitas kerakyatan bangsa, kedalaman budaya dan kedalaman bangsa serta kedalaman pengetahuan, maka tari itu akan dikaitkan dengan karya. Bicara secara sederhana, tari rakyat dari bangsa adalah asal-usul kesuksesan dari setiap karya tari profesional”.

Pesta-pesta rakyat seperti pesta merayakan anak menjadi dewasa dari etnis minoritas Dao, pesta memohon hujan dari etnis minoritas M’nong, S’tieng, pesta Kate dari etnis minoritas Cham dan lain-lain, semuanya adalah khazanah yang kaya, mensuplai sumber bahan yang beranekaragam untuk dipilih oleh para koreografer, sehingga bisa  menyaring dan menemukan bahasa baru bagi karyanya. Berbagai epos, lagu panjang dari berbagai etnis minoritas di daerah Tay Nguyen, lukisan rakyat Dong Ho, patung kuno dan lain-lain juga merupakan khazanah yang dimanfaatkan oleh para koreografer untuk menciptakan bahasa baru bagi seni tari. Dalam sejarah seni tari Vietnam, telah ada banyak  koreografer yang mencapai sukses ketika menggunakan bahan-bahan ini seperti Seniman Rakyat Thai Ly dengan karya “Sayap burung matahari”, Seniman Rakyat Ung Duy Thinh dengan karya “Variasi dari patung-patung kuno”, Seniman Rakyat Minh Tien dengan karya “Bunga Ban bermekaran” dan lai-lain.

Penerapan dan pengembangan bahasa dan bahan dari rakyat yang digunakan berbagai etnis minoritas tidak hanya berhenti dalam karya-karya tari berdurasi pendek saja, tapi juga diterapkan secara pandai dan  penuh dengan sifat artistik oleh para koreografer dalam karya-karya puisi tari dan sendratari. Yang tipikal ialah sendratari “Mutiara merah” ciptaan Seniman Rakyat Viet Cuong, karya “Tanah Air” ciptaan Seniman Rakyat Ung Duy Thinh, karya “Sumber cahaya” ciptaan Seniman Rakyat Anh Phuong dan lain-lain yang dipresentasikan dengan bahasa seni tari mutakhir dimana fundasinya adalah intisari tari rakyat, bersamaan itu penuh dengan semangat menemukan dan membarukan. Para pencipta mengkombinasikan cara pikir yang lugas dari warga berbagai etnis minoritas dengan filsafat zaman untuk menciptakan karya-karya tari yang modern dan yang memuaskan kebutuhan estetika para penonton dewasa ini. Seniman Unggul Nguyen Vu Lan mengatakan: “Belakangan ini ada satu kecenderungan yang dimanfaatkan oleh para koreografer yaitu mengkombinasikan gerak-gerak tari rakyat tradisional dengan cara strukturisasi gerak sesuai dengan prinsip gerak tari kontemporer. Kalau tahu cara memanfaatkannya akan  sangat baik, tapi untuk bisa mengkombinasikan dengan tari kontemporer, maka koreografer harus mengerti adat istiadat, keadaan, psikologi dan perasaan dari etnis yang sedang mereka manfaatkan”.

Bahan dari tari rakyat tradisional yang digunakan secara halus, menjadi jiwa  dan semangat bangsa dalam karya-karya tari profesional. Menurut Seniman Rakyat Ung Duy Thinh, Wakil Ketua Asosiasi Tari Vietnam, hal itu membuktikan bahwa koreografer telah mencengkam secara mendalam kebudayaan etnis minoritas. “Semua bahan tarian rakyat tradisional harus dikoordinasikan dengan faktor-faktor lain seperti musik, pakaian, kisahnya terjadi di mana, bagi usia berapa, adat istiadat mana, maka secara global baru bisa menciptakan satu karya yang punya nilai artistik, berhasil memanifestasikan jiwa dan identitas”.

Meninjau kembali perjalanan perkembangan seni tari profesional selama lebih dari separo abad ini kita bisa melihat jelas bahwa semua nilai inti dari kebudayaan tradisional berbagai etnis minoritas telah menjadi sumber kreasi yang teramat penting untuk dimanfaatkan, diwarisi dan dikembangkan oleh para koreografer untuk menciptakan karya-karya tari modern yang punyai nilai artistik tinggi, memperkaya lagi khazanah tari Vietnam.  


Komentar

Yang lain