Pekenalan adu kerbau di Vietnam

26 Januari 2013 - 16:27:53

(VOVworld) - Pada pekan ini, VOV telah menerima 227 surat dari 38 negara di dunia, diantaranya program siaran bahasa Indonesia menerima 33 surat dari saudara –saudara Arifin Yusuf di Sulawesi, Mariadi Puromo di Deli Serdang, Tonyi Ashar di Depok, M.Zainal di Jambi, Nyo.Aminah di Lombok, bersama dengan umpan balik dari saudara-saudara Hazairin R.JUNEP di Yogyarkarta, Ira S, Rafael, Thedja Haryanto dan beberapa pendengar yang lain. Kami berterima kasih  kepada saudara-saudara yang secara permanen memantau siaran dan mengirim surat  dan laporan hasil pemantauan siaran Radio kepada kami. Dalam acara: “KOTAK SUARAT ANDA” untuk hari ini, kami akan memeprkenalkan  sepintas lintas  tentang adu kerbau di  Vietnam dan bersama-sama berbincang-bincang  dengan beberapa pendengar yang lain.


Ilustrasi.
(Foto: dulich.chudu24.com)

Saudara pertama  yang ingin kami ajak berbincang-bincang ialah saudara Hazairin R.JUNEP di Yogyarkarta. Dalam suratnya, saudara memberitahukan bahwa pada tahun 2012 lalu, sudah  4 kali datang ke Vietnam dan  bertemu dengan 5 dari 6 penyiar  program siaran bahasa Indonesia VOV. Dalam kunjungan-nya di Vietnam kali ini, saudara telah mengunjungi banyak obyek wisata terkenal di Vietnam seperti Teluk Ha Long,  daerah suci My Son, ibukota Ha Noi,  kota Da Nang, sektor jalan lama kota Hoi An dll Saudara sangat mengagumi akan rakyat Vietnam yang telah selalu berupaya menjaga dan mengkonservasikan warisan - warisan budaya dan mengembangkan keindahan kampung halaman. Saudara memberitahukan: “Saya  belajar menjadi gigih, bekerja keras dan hidup sederhana dari Paman Ho dan saya belajar dari alam Vietnam yang masih asri untuk menjadi pecinta kedamaian, seni budaya dan kemanusiaan”.


Ilustrasi.
(Foto: hongquang.vnweblogs.com)

Saudara  yang budiman!  Kami sangat berterima kasih  kepada Saudara yang telah  memberikan penilaan-penilaian positif  tentang Vietnam. Kami juga sangat gembira  karena sudah berkesempatan  menemui seorang pendengar setia  dari VOV, sehubungan dengan kunjungan saudara di Vietnam. Pada tahun 2013,   adakah saudara berencana mengunjungi Vietnam?  Kami  berharap supaya saudara  akan terus  berkunjung dan lebih banyak mencari tahu tentang  negeri dan rakyat Vietnam. Jika datang ke Vietnam, kontaklah dengan kami. Semoga  saudara dan keluarga  selalu sehat walafiaat!


Ilustrasi.
(Foto: balonguoc.com)

Selanjutnya, kami akan berbincang –bincang dengan saudara Rafael. Saudara yang budiman! kami sangat gembira  karena telah menerima umpan balik  saudara  setelah melihat reportase  foto tentang pesta adu kerbau di kecamatan Nghi Thai, kabupaten Nghi Loc, provinsi Nghe An. Dalam umpan balik ini, saudara bertanya: “Kira-kira  ada tidak  jual kerbau aduannya yang dari Vietnam? Kalau ada tolong di info kontak personnya”. Saudara yang budiman!  Adu  kerbau adalah satu  adat  yang sudah ada sejak lama di Vietnam. Sekarang,  pesta adu kerbau diselenggarakan  di banyak provinsi dan kota di Vietnam seperti  Nghe An,  Vinh Phuc, Tuyen Quang, Phu Tho, Hai Phong. Setiap pesta adu kerbau banyak menyerap kedatangan wisatawan. Satu hari sebelum berlangsung, setiap kerbau dibawa ke Balai Desa untuk memuja Dewa. Untuk memilih seekor kerbau aduan, banyak  orang yang  harus pergi ke banyak  daerah di seluruh negeri untuk memilih  kerbau yang diinginkan. Nguyen Hung Lai, seorang pemilik kerbau aduan  yang berpartisipasi pada  pesta adu kerbau di kabupaten Do Son memberitahukan  bahwa dia harus datang ke banyak tempat untuk bisa membeli seokor kerbau aduan yang harganya kira-kira VND 100 juta (sama dengan kira-kira Rupiah 50 juta). Dia memberitahukan: “Orang yang  memiliki kerbau  aduan harus memilih kerbau yang matanya menonjol, mempunyai banyak pusaran di bahu, tanduknya besar, kuat dan lebar, kaki depan harus lebih rendah supaya kerbau bisa menundukkan kepala sehingga bisa menyundang  lebih  kuat”

Nguyen Hung Lai  juga mengatakan bahwa  proses memelihara kerbau aduan tidak sederhana, selain diberi makan rumput  dan bubuk  katul,  kerbau-kerbau  juga diberi obat kuat  dengan empedu beruang, ginseng  dan  vitamin B1 setiap pekan. Selain itu, kerbau-kerbau ini tidak boleh ditunggangi, semakin dekat dengan hari aduan, mereka  akan lebih banyak mendapat perawatan.

Saudara yang budiman! mudah-mudahan saudara  puas dengan informasi singkat.  Kami menunggu surat saudara.

Saudara terakhir yang ingin kami ajak berbincang-bincang ialah saudara Mariadi Purnomo. Dalam surat-nya, saudara mengatakan: “Saya menyambut  kuiz VOV, sedangkan bagi para pendengar  yang tidak sempat mencatat pertanyaan-pertanyaan, akseslah  pada Website Mapem Club untuk bisa melihat dan ikut kuiz ini”. Saudara yang budiman! Kami berterima kasih kepada saudara yang telah mendukung kuiz yang kami selenggarakan. Kami berharap supaya pada waktu mendatang akan terus menerima banyak jababan-jawaban kuiz dan penilaian saudara-saudara  terhadap program siaran  VOV. Tunggulah surat dan laporan hasil pemantauan siaran Radio dari saudara.


Komentar

Sort By

fadil - 19/04/2014 19:05

Saya maubertanya :1, obat Ɣªήğ paling bagus untuk kerbau Ɣªήğ akan Θ adu ɑ̤̥̈̊pa͡ª yah? Biar kerbau jadi ganas dan kuat, krn sy hobi adu kerbau Θ kampung sy Θ tana toraja,, terus dimana bs sy beli??
2.. Obat untuk kerbau supaya kuat makan ɑ̤̥̈̊pa͡ª yah??,, makasih

Pong Manda - 29/06/2013 16:47

Tolong informasinya dimana kita boleh mendapatkan kerbau juaranya ? ... saya tertarik memilikinya ...

M. Jayadi D. - 28/01/2013 17:12

Wow ternyata adu kerbau VN begitu terkenal dan mungkin sangat asyik jika sempat menyaksikannya. Mirip dengan adu kerbau, di NTB juga ada budaya yang berkenaan dengan kerbau yaitu karapan kerbau di Pulau Sumbawa NTB. Ini pun saya belum berkesemoatan menyaksikan jalannya karapan (balapan) tersebut.
Terima kasih kepada rekan Mariadi Purnomo yang share Mapem Club yang telah memuat pertanyaan kuis VOV.
Salam kompak selalu....

26/07/2014

27°C

27/07/2014

25°C 32°C

Lambang Beli Jual
USD 21.210 21.260
JPY 206 210
EUR 28.371 28.712
GBP 35.649 36.223
CNY 3.274 3.311