Festival Bunga Ban-Dien Bien-2017: Tempat berhimpunnya kebudayaan etnis-etnis daerah Tay Bac

19 Maret 2017 - 17:30:00

(VOVworld) - Bulan Maret adalah musim bunga Ban yang bermekaran di gunung dan hutan  rimba belantara di daerah Tay Bac (atau daerah Barat Laut, Vietnam Utara). Ini juga merupakan saat provinsi Dien Bien menyelenggarakan Festival Bunga Ban dengan tujuan  memuliakan, melestarikan dan mengembangkan berbagai ragam pusaka budaya  nasional yang terkait dengan usaha melestarikan, mengembangkan potensi dan keunggulan pariwisata  di daerah Tay Bac. 


festival bunga ban-dien bien-2017: tempat berhimpunnya kebudayaan etnis-etnis daerah tay bac hinh 0
Bulan Maret adalah musim bunga Ban yang bermekaran di
gunung dan hutan  rimba belantara di daerah Tay Bac
(Foto : baomoi.com)

Bunga Ban  merupakan jenis bunga  yang sangat indah dan sering bermekar pada musim semi. Pada pagi-pagi hari, ketika embun pagi masih tersangkut di atas ranting-ranting pohon dan rumput-rumputan, ketika bunga Ban mekar tanpa memperdulikan cuaca dingin, barulah kita bisa melihat akan daya hidup kuat  dari jenis pohon bunga ini. Bunga Ban dianggap sebagai simbol dari kebudayaan dan jiwa dari bumi dan warga daerah pegunungan yang meliputi provinsi-provinsi Dien Bien, Son La, Lai Chau, Lao Cai, Yen Bai dan Hoa Binh serta menjadi kebanggaan bersama dari warga etnis-etnis sesaudara di daerah Tay Bac. Bunga Ban dianggap sebagai jenis bunga yang paling indah di daerah ini dimana provinsi Dien Bien menjadi salah satu di antara provinsi-provinsi yang memiliki banyak bunga ini.

Selama beberapa tahun belakangan ini, setiap awal bulan Maret, provinsi-provinsi Dien Bien menyelenggarakan Festival Bunga Ban yang dikaitkan dengan usaha menyosialisasikan pariwisata alam dan manusia kepada para wisdom dan wisman. Aktivitas-aktivitas titik berat Festival Bunga Ban-Dien Bien-tahun 2017 berlangsung dari 11-14 Maret ini yang dikaitkan dengan Pesta ke-5 Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Dien Bien dengan banyak aktivitas bergelora dan khas, di antaranya ada upacara pembukaan dan program kesenian yang diadakan pada malam tanggal 12 Maret di Lapangan 7 Mei. Le Van Qui, Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi Dien Bien memberitahukan: “Program pembukaan Festival ini memanifestasikan aspek modern yang dikombinasikan dengan identitas budaya etnis-etnis  provinsi Dien Bien dan dengan keindahan bunga Ban. Aktivitas-aktivitas di Festival Bunga Ban dan Pekan Kebudayaan dan Pariwisata  Dien Bien diadakan dari 11-15 Maret dengan banyak aktivitas”.

Pada Festival  Bunga Ban tahun ini, ada 10 isi dominan yang diadakan di banyak tempat di kota Dien Bien Phu seperti Pameran kebudayaan tradisional dari etnis-etnis minoritas provinsi Dien Bien; Festival lagu rakyat, tari rakyat, musik tradisional dari etnis-etnis; Pagelaran pesta dan protokol kebudayaan rakyat. Le Van Qui, Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi Dien Bien memberitahukan bahwa provinsi Dien Bien adalah tempat berhimpunnya dan pemukiman dari 21 etnis dan setiap etnis  punya aspek sendiri tentang adat istiadat dan kebudayaan. Hal ini menciptakan panorama multi warna dalam aktivitas-aktivitas Festival tahun ini. Dia memberitahukan: “Pada Festival tahun ini, kami menyelenggarakan beberapa aktivitas baru, pertama-tama  ialah Kontes”Ratu Kecantikan Bunga Ban” dengan dihadiri oleh  para kontestan dari 8 provinsi daerah Tay Bac. Ini merupakan aktivitas bagi  kami untuk memperkenalkan daerah bumi dan manusia provinsi Dien Bien, bersamaan itu juga merupakan peluang bagi 8 provinsi di daerah Tay Bac untuk mengadakan temu pergaulan, belajar pengalaman satu sama lain dalam perkembangan pariwisata. Sesudah itu ialah kesempatan memperingati Kemenangan bersejarah Dien Bien Phu tanggal 7 Mei, akan diadakan aktivitas-aktivitas  kebudayaan untuk  menyambut kedatangan para wisatawan ke provinsi Dien Bien”.


festival bunga ban-dien bien-2017: tempat berhimpunnya kebudayaan etnis-etnis daerah tay bac hinh 1
Satu acara pertunjukan kesenian pada upacara
 pembukaan Festival Bunga Ban-Dien Bien-tahun 2017
(Foto :VOV)

Ketika datang ke Festival Bunga Ban, selain ikut serta pada aktivitas-aktivitas kebudayaan, para wisatawan juga menikmati seni kuliner dari warga daerah Tay Bac, di antaranya ada masakan-masakan dari bunga Ban. Bagi para warga etnis Thai di daerah Tay Bac, urapan bunga Ban adalah masakan khas dengan bermacam-macam rasa seperti masam, pedas, asin dan manis. Untuk membuat urapan  bunga Ban yang paling enak, maka bunga Ban dipetik di hutan, karena bunga Ban  ini  akan menciptakan aroma yang harum dan manis. Ketika bahan mentah sudah cukup, koki memilih kuncup-kuncup bunga Ban yang paling segar dan belum berkemar, sesudah itu membuang gega bunga dan dicuci secara bersih. Saudari Lo Thi Tieu Oanh, warga kecamatan Nam Thanh, kota Dien Bien, provinsi Dien Bien memberitahukan: “Bunga Ban dimasak oleh warga etnis Thai menjadi bahan dari banyak masakan. Tapi yang paling kami pilih dan buat ialah urapan karena aroma bunga Ban ini sangat mudah berbaur pada bermacam-macam jenis sayuran, sehingga menciptakan satu rasa yang sangat khusus dan itu tidak bisa berbaur dengan masakan-masakan yang lain ”.


festival bunga ban-dien bien-2017: tempat berhimpunnya kebudayaan etnis-etnis daerah tay bac hinh 2
Bunga Ban  di tengah-tengah gunung dan hutan rimba belatara daerah Tay Bac


festival bunga ban-dien bien-2017: tempat berhimpunnya kebudayaan etnis-etnis daerah tay bac hinh 3
Para gadis etnis minoritas Thai  dengan daerah  pegunungan Tay Bac



festival bunga ban-dien bien-2017: tempat berhimpunnya kebudayaan etnis-etnis daerah tay bac hinh 4
Soerga romantis dari para asyik masyiuk

Pada saat ini, bunga Ban mulai bermekaran, warna-nya merah muda dan putih dari bunga Ban telah meliputi dua tepian jalan di provinsi Dien Bien. Ketika datang ke Festival Bunga Ban sehubungan dengan kesempatan ini, para wisatawan berpeluang menguak tabir pemandangan-pemandangan alam yang indah di daerah pegunungan  Tay Bac, menikmati aroma dari  jenis bunga  yang menjadi simbol dari daerah ini dan bisa menghadiri aktivitas-aktivitas kebudayaan yang kental dengan identitas budaya dari warga etnis-etnis di daerah ini.