Warna-warni dari pasar-pasar Vietnam

08 Januari 2017 - 17:30:00

(VOVworld)  - Tidak ada orang yang bisa menghitung ada berapa pasar, tapi ada satu hal yang pasti bahwa pasar tidak hanya merupakan tempat pertukaran barang semata-mata, melainkan juga merupakan manifestasi dari kebudayaan Vietnam secara paling jelas. Ketika datang ke satu daerah bumi baru dan ingin mengerti tentang tempat itu secara paling jelas, maka Anda sebaiknya datang ke pasar. Di tiap-tiap daerah bumi yang berbeda, pasar juga mempunyai banyak segi sendiri-sendiri dan unik. Dan justru segi-segi khas dari pasar-pasar merupakan tempat menyerap kedatangan para wisatawan untuk menguak tabir dan mencari tahu tentang negeri dan manusia Vietnam. 



warna-warni dari pasar-pasar vietnam hinh 0
Pasar desa Vietnam

Ketika datang ke kecamatan Minh Nong, provinsi Phu Tho (Vietnam Utara) untuk mengunjungi pasar Lu (atau pasar Lua). Nama “Lu” sudah ada dari generasi ke generasi, tetap merupakan tempat berlangsungnya akativitas-aktivitas jual-beli di kecamatan ini. Pasaran Lu diselenggarakan pada tanggal 3, 8, 13, 18, 23 dan 28 dalam sebulan tahun imlek. Pada hari-hari itu, pasar menjadi lebih padat orang, barang-barang yang  dipajang juga lebih banyak. Segi khas dari pasar dulu ialah sebagian besar  penjual  di pasar adalah para petani yang menjual produk-produk yang mereka buat sendiri. Ibu Le Thi Dac, penjual di pasar pedesaan Minh Nong, provinsi Phu Tho memberitahukan: “Dari kakek dan nenek kami, sudah ada pasar Lu ini. Dulu disebut sebagai pasar Ke, Lu atau Ke Giac. Di pasar ini, pedagang beras menjadi satu baris sendiri. Barang kelontong dan sayur-sayuran dipajang menjadi satu tempat. Daun teh duduk di tempat lain. Kalau ada yang ingin membeli barang, maka datang ke barisan menurut setiap jenis barang untuk membelinya”. 


warna-warni dari pasar-pasar vietnam hinh 1
Satu pasaran di daerah pegunungan Vuetnam

Di provinsi-provinsi pegunungan di Vietnam Utara, ada pasaran-pasaran istimewa. Semua orang pergi ke pasar seperti pergi ke pesta. Pada hari pasaran, semua orang mengenakan pakaian-pakaian yang indah dan mengenakan barang hiasan. Ketika selesai berbelanja, mereka berkumpul untuk berbincang-bincang.

Hal yang menonjol di pasaran-pasaran daerah pegunungan ialah warna-warni pakaian warga etnis-etnis ketika datang ke gerai-gerai  kain ikat yang banyak dipajang di atas permukaan tanah. Siapa yang pernah sekali datang ke provinsi Ha Giang untuk mengunjungi pasar-pasar di beberapa kabupaten Meo Vac, Dong Van, Quan Ba, Hoang Su Phi, Xin Man dan lain-lain…pasti tidak melupakan segi-segi yang khas di pasaran-pasaran di daerah ini. Di provinsi Ha Giang, sering ada pasaran-pasaran mundur yang diselenggarakan di kecamatan-kecamatan. Jika pada pekan ini diselenggarakan pada hari Minggu, maka pasaran berikutnya akan diselenggarakan pada hari Sabtu. Sedangkan pasaran-pasaran tingkat kabupaten diselenggarakan pada hari Minggu. Datang sesudah berjanji, para gadis dalam rok-rok tradisional yang berwarna-warni, dengan payung di tangan dan keranjang gendongan di punggung mereka, sedangkan para lelaki membawa ayam, babi dan sapi ke pasar. Seorang wisatawan Italia memberitahukan: “Di Italia, mereka tidak melihat binatang yang dijual di pasar seperti di sini. Saya menyukai kuliner dan bisa menikmati masakan-masakan yang dijual di pasar ini. Pakaian warga etnis  di daerah ini  juga membuat saya sangat menyukainya”.

Ketika datang ke daerah dataran rendah sungai Mekong, para wisatawan bisa menyaksikan pasar-pasar terapung di tengah-tengah ruang luas yang bersungai-sungai.  Di Vietnam, pasar terapung hanya ada di daerah ini. Di provinsi Ca Mau, ada pasar terapung Ca Mau, di provinsi Vinh Long, ada pasar terapung Tra On,  di provinsi Soc Trang, ada pasar terapung Nga Nam, di kota Can Tho, ada dua pasar terapung yaitu Phong Dien dan Cai Rang dan lain-lain…


warna-warni dari pasar-pasar vietnam hinh 2
Pasar terapung di daerah Nam Bo Barat

Pasar terapung  adalah salah satu diantara segi-segi khas di daerah Nam Bo Barat, sudah ada sejak lama dan terkait erat dengan aktivitas-aktivitas  budaya dari warga  daerah ini. Oleh karena itu,  ketika datang ke kota Can Tho, para wisatawan dari jauh tetap ingin menikmati satu pasar terapung Cai Rang yang ramai. Baik para pembeli maupun para penjual harus naik perahu untuk bisa sampai ke pasar terapung. Pasar terapung Cai Rang berlangsung sepanjang hari, tapi yang paling ramai ialah dari pagi-pagi benar sampai pukul 10.00, kemudian berangsur-angsur sedikit. Di atas satu ruas sungai yang lebar, kendaran jalan air seperti sampan dan perahu berkumpul melakukan jual-beli, tukar-menukar agribisnis, buah-buahan, barang-barang, bahan makanan, minuman  dan lain-lain…

Hal yang menonjol di semua pasar terapung ialah  penjualnya yang natural, lugas dan tidak jual mahal. Sebagian besar mereka adalah para pekebun daerah bersungai-sungai yang membawa bermacam-macam jenis buah-buahan yang mereka tanam Saudara Ngo Van Truong dan saudari Do Thi Nga,  para wisatawan kota Hanoi membritahukan:

 “Saya lihat bahwa pasar terapung sangat interesan. Karena itu bersifat daerah pedesaan dan daerah bersungai-sungai di daerah dataran rendah sungai Mekong. Itu berbeda dengan pemandangan di daerah pedesaan Vietnam Utara. Saya merasa sangat senang”.

“Saya untuk pertama kalinya  datang ke daerah bersungai-sungai di daerah Nam Bo Barat. Sangat interesan dan senang. Hal yang paling mengesankan ialah jual-beli hortikultural. Saya dengan mata kepala sendiri menyaksikan  bermacam-macam jenis buah-buahan. Sangat interesan.

Berjalan sepanjang negeri Vietnam, di mana-mana juga memergoki hal-hal yang interesan, pasar-pasar meninggalkan selar-selar yang sulit dilupakan. Di Vietnam, setiap pasaran memberikan satu keindahan budaya  yang khas sendiri-sendiri, menjadi destinasi yang atraktif bagi para wisatawan dari jauh.