Grup Monsanto harus bertanggung-jawab memecahkan akibat terhadap lingkungan hidup di Vietnam

21 April 2017 - 17:30:00

(VOVworld) – Setelah 6 bulan melakukan investigasi dan 2 hari sidang, Pengadilan Internasional tentang Monsanto di Den Haag, Belanda pada Selasa (18 April) telah menjatuhkan vonis,  memutuskan Grup Monsanto telah menjalankan kejahatan memusnahkan lingkungan, menimbulkan akibat yang berjangka-panjang terhadap sistim ekologi dan kehidupan warga di banyak negara, di antaranya ada Vietnam. Vonis pengadilan warga  negara ini adalah langkah dasar untuk mendorong Monsanto melaksanakan hukum, bertanggung-jawab memecahkan akibat pemberian suplai zat beracun oranye-dioxin kepada Tentara Amerika Serikat (AS) untuk melakukan perang kimia di Vietnam. 


grup monsanto harus bertanggung-jawab memecahkan akibat terhadap lingkungan hidup di vietnam hinh 0
Ilustrasi
(Foto: internet)


Perang kimia yang dilakukan oleh AS di Vietnam adalah perang kimia yang punya skala paling besar, paling memakan waktu lama dan menimbulkan akibat yang paling berat terhadap manusia dan lingkungan hidup di Vietnam. Menurut itu, dari tahun 1961 hingga tahun 1971, Tentara AS telah menyebarkan hampir 80 juta liter zat kimia beracun, di antaranya ada 61% agen oranye dengan 366 kilogram dioxin ke Vietnam Selatan. Kira-kira 4,8 juta orang Vietnam telah tercemar, hampir 3 juta orang menjadi korban agen oranye/dioxin, ratusan ribu orang tewas, orang-orang yang masih hidup sedang bergulat menghadapi akibat agen oranye, puluhan ribu orang dirampas haknya menjadi ayah dan menjadi ibu. Usaha mengatasi akibat agen oranye/dioxin di Vietnam meliputi banyak masalah besar seperti menilai, menambahkan situasi yang tercemar dioxin yang masih ada dan mengusahakan teknologi yang sesuai untuk menangani  pencemaran, membatasi secara maksimal jumlah orang yang tercemar baru dan mewariskan bekasnya ke generasi-generasi berikutnya dan lain-lain, semuanya itu menuntut upaya keras yang sangat besar dari Vietnam dan bantuan dari komunitas internasional.


Rakyat Vietnam berusaha keras menuntut keadilan

Setelah lebih dari 4 dekade semenjak perang berakhir, rakyat Vietnam tetap sedang mengimbau kepada dunia supaya bersatu berjuang terhadap semua organisasi dan perseorangan AS, meminta untuk memecahkan akibat berat dari  agen oranye/dioxin yang sedang diderita oleh Vietnam. Pada tanggal 30 Januari 2004, para korban agen oranye/dioxin Vietnam telah menyampaikan surat gugatan kepada pengadilan distrik Brooklin, kota New York, AS untuk menggugat 37 perusahaan kimia AS, di antaranya ada Grup Monsanto  yang telah memproduksi dan mensuplai zat beracun kepada Tentara AS untuk  digunakan dalam peperangan di Vietnam. Keputusan yang tidak masuk akal dan tak adil dari berbagai pengadilan AS yang menolak gugatan ini telah membangkitkan gelombang menentang AS di banyak negara di dunia, termasuk juga di AS. Dari tanggal 16-17 Mei 2009, Pengadilan  hati nurani rakyat internasional yang diselenggarakan di Paris (Perancis) telah mengeluarkan vonis yang menegaskan bahwa Pemerintah AS adalah pelaku utama yang menggunakan zat dioxin, di mana akibatnya terhadap lingkungan hidup Vietnam bisa dianggap sebagai “genosida terhadap lingkungan hidup” dan perusahaan-perusahaan kimia AS merupakan pelaku sekonggol dalam semua tindakan yang dijalankan oleh Pemerintah AS. Pengadilan ini meminta kepada Pemerintah AS dan perusahaan-perusahaan kimia penyuplai agen oranye harus memberikan santunan sepenuhnya kepada para korban agen oranye dan keluarganya, harus bertanggung-jawab membersihkan lingkungan, membersihkan agen oranye di daerah-daerah yang keracunan di Vietnam dan lain-lain.

Kasus-kasus gugatan yang dilakukan oleh para korban agen oranye/dioxin Vietnam walaupun belum mencapai hasil seperti yang diinginkan, tapi untuk permulaannya telah menimbulkan pengaruh positif terhadap sikap dan tindakan instansi legislatif dan eksekutif AS. Pada bulan November 2011, Vietnam dan AS telah mengeluarkan Pernyataan Bersama yang menegaskan “upaya keras dari dua pihak untuk memecahkan masalah keracunan lingkungan hidup di dekat dengan gudang-gudang penyimpanan zat dioxin dulu akan memberikan sumbangan yang berarti dalam terus mengembangkan hubungan antara dua negara”. Kemudian, Dana Ford, Dana Bill & Melinda Gates dan lain-lain dari AS telah memberikan bantuan kepada beberapa proyek seperti membangun proyek-proyek pencegahan dan penyebaran sementara di bandara Da Nang, membangun laboratorium dioxin, meneliti proyek-proyek bio-teknologi tentang pembersihan dioxin di bandara Da Nang, memperkirakan secara menyeluruh polusi dan pencemaran serta merekomendasikan pengurangannya dari tahun 2010 sampai tahun 2012 dan lain-lain. Pada tahun-tahun 2007 dan 2009, Kongres AS telah mengesahkan paket bantuan sebanyak 3 juta dolar AS per tahun dan 15 juta dolar AS pada tahun 2015 untuk usaha mengatasi akibat agen oranye di Vietnam. Pada tahun 2011, Pemerintah AS memberikan bantuan sebanyak 34 juta dolar AS kepada Vietnam untuk membersihkan zat beracun di bandara Da Nang. Akan tetapi, semua sumbangan itu masih terlalu kecil terbanding dengan akibat yang teramat besar  yang mereka timbulkan terhadap rakyat Vietnam.

Dalam menghadapi akibat berat yang ditimbulkan oleh agen oranye/dioxin terhadap kesehatan manusia dan lingkungan hidup Vietnam, Deputi Perdana Menteri Pemerintah Vietnam, Vu Duc Dam, baru-baru ini telah menegaskan bahwa semua upaya dari siapapun saja baik dengan semangat, pengetahuan, materiil maski hanya satu cent seperti satu cent yang disumbangkan oleh  warga negara AS pada proyek menangani lahan di bandara Da Nang atau satu cent bantuan dalam hal obat-obatan dan pakaian yang diberikan oleh donor kepada para korban agen oranye/dioxin semuanya adalah tak ternilaikan harganya”. Oleh karena itu, Vietnam menyambut pengadilan internasional tentang Monsanto yang menyimpulkan bahwa Grup Monsanto telah memusnahkan lingkungan hidup Vietnam dan meminta kepada Grup Monsanto supaya menghormati usulan konsultasi dari pengadilan, cepat melakukan tindakan  praksis untuk turut memecahkan akibat agen oranye/dioxin terhadap lingkungan hidup Vietnam.

Walaupun Kongres, Pemerintah dan rakyat AS telah melakukan langkah-langkah positif, membantu pemecahan akibat perang di Vietnam, di antaranya ada pengaruh agen oranye/dioxin, tetapi perusahaan-perusahaan AS seperti Monsanto yang pernah mensuplai agen oranye/dioxin kepada Tentara AS untuk digunakan dalam perang Vietnam juga perlu bertanggung-jawab memberikan bantuan untuk mengatasi akibat agen oranye/dioxin di Vietnam.