Aktivitas Hari Guru Vietnam (20/11)

(VOVWORLD) - Institut Politik Nasional Ho Chi Minh, pada Senin pagi (20/11), di Kota Hanoi, mengadakan acara peringatan ultah ke-35 Hari Guru Vietnam (20/11/1982 – 20/11/2017). 
Aktivitas Hari Guru Vietnam (20/11) - ảnh 1 PM Nguyen Xuan Phuc (kedua dari kiri) mengunjungi pengarang Vu Tu Nam (Foto: VGP / Quang Hieu)

Sehubungan dengan peringatan Hari Guru Vietnam (20/11), Perdana Menteri Vietnam, Nguyen Xuan Phuc berkunjung dan menyampaikan ucapan selamat kepada beberapa guru rakyat dan orang-orang yang memberikan sumbangan besar kepada usaha pendidikan Vietnam.

Dalam kunjungan kepada para guru dan sekaligus adalah para seniman-seniwati terkemuka Vietnam, PM Nguyen Xuan Phuc menegaskan bahwa Pemerintah sedang aktif melakukan penelitian untuk cepat menjalankan kebijakan-kebijakan sesuai terhadap para guru serta para seniman-seniwati agar mereka mempunyai kehidupan yang stabil serta memberikan sumbangan yang lebih besar pada usaha pendidikan, pelatihan, kesenian dan sastra Vietnam.

Institut Politik Nasional Ho Chi Minh, pada Senin pagi (20/11), di Kota Hanoi, mengadakan acara peringatan ultah ke-35 Hari Guru Vietnam (20/11/1982 – 20/11/2017). Sehubungan dengan kesempatan ini, Partai dan Negara Vietnam menyampaikan 1 Bintang Jasa Merdeka, 2 Bintang Jasa Kerja dan 2 gelar Guru unggul kepada para guru yang mencapai banyak prestasi menonjol di Institut Politik Nasional Ho Chi Minh.

Juga pada pagi harinya, Institut Ilmu Sosial dan Humaniora, Universitas Nasional Kota Ho Chi Minh memperingati ultah ke-60 Hari berdirinya. Ketika berbicara di depan acara tersebut, Wapres Vietnam, Dang Thi Ngoc Thinh menunjukkan: “Institut Ilmu Sosial dan Humaniora perlu terus melakukan standarisasi dan membarui cara manajemen pendidikan tinggi, bersamaan itu meningkatkan kualitas barisan dosen dan peneliti untuk cepat berkembang menjadi perguruan tinggi papan atas di kawsan Asia tentang bidang ilmu pengetahuan sosial dan humaniora. Khususnya, perguruan tinggi ini perlu memperhatikan barisan dosen muda yang berkarakter politik, bermoral baik dan beradaptasi dengan periode revolusi industri 4.0”.

Selama 60 tahun ini, Institut Imu Sosial dan Humaniora, Universitas Nasional Kota Ho Chi Minh merupakan unit pelopor tentang kualitas pendidikan sumber daya manusia yang bermutu tinggi di bidang ilmu sosial.

Di rumah Profesor Muda, Doktor Huynh Van Hoan, mantan Rektor  Institut Politeknik kota Ho Chi Minh, Sekretaris Komite Partai Kota Ho Chi Minh, Nguyen Thien Nhan bersama-sama mengenangkan kembali kesan-kesan tentang saat dia menjadi dosen, Sekretaris Liga Pemuda Komunis Ho Chi Minh dan Wakil Rektor  Institut ini. Dia  juga memberitahukan bahwa pada waktu mendatang,  kota Ho Chi Minh akan membuat banyak program dan proyek tentang pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi pada tahap integrasi regional dan internasional.

Pada pihaknya, Profesor Muda, Doktor Huynh Van Hoang memberitahukan: “Negara Vietnam memperingati  Hari Guru Vietnam (20 November)  untuk mengenangkan  para pak guru dan ibu guru. Saya merasa sangat gembira. Pada hari ini, para guru seperti saya menyambut banyak mahasiswa yang mengunjungi saya dengan perasaan sepenuh hati. Saya merasa sangat  terharu. Ini juga merupakan kesempatan bagi saya untuk bertemu dengan para mantan mahasiswa. Mereka, apa pun jabatannya ketika mengunjungi saya  selalu menghormati guru”.

Juga pada Minggu sore (19 November), delegasi pemimpin kota Ho Chi Minh dan pemimpin instansi pendidikan kota ini telah mengunjungi dan menghadiahkan bunga untuk mengucapkan selamat kepada Guru Unggul, Doktor Truong Thi Hien, mantan Direktor  Akademi Pejabat  Kota Ho Chi Minh dan Guru Rakyat,  Profesor, Doktor  Nguyen Thanh Tuyen, mantan Rektor Institut Ekonomi Kota Ho Chi Minh  sehubungan dengan Hari Guru Vietnam.

Sedangkan, Deputi Perdana Menteri (PM) Vietnam, Vu Duc Dam, pada  Minggu pagi (19 November), di Institut Ekonomi Kota Ho Chi Minh, telah menghadiri acara peringatan ultah ke-35 Hari Guru Vietnam (20 November) dan peringatan ultah ke-40 berdirinya Institut pasca universiter. Deputi PM Vu Duc Dam menilai tinggi prestasi-prestasi dan upaya-upaya keras  Institut Pendidikan pasca universiter yang selama 40 tahun ini  telah mendidik ribuan master dan doktor-yang telah dan sedang  memberikan sumbangan penting  dalam usaha membangun dan membela Tanah Air.

Sehubungan dengan kesempatan ini, Kedutaan Besar Vietnam di Berlin telah mengadakan pertemuan dengan para  guru bahasa Vietnam di Jerman.

Ketika berbicara di depan pertemuan ini, Konselor Vietnam di Jerman, Bui Ha Nam mencatat dan menilai tinggi sumbangan-sumbangan dari para guru dalam melestarikan dan mengembangkan bahasa Vietnam di Jerman, turut meningkatkan posisi  komunitas orang Vietnam di Jerman maupun sumbangan-sumbanan mereka pada perkembangan hubungan Vietnam-Jerman yang baik. Kedutaan Besar Vietnam telah dan akan terus  membantu para guru memiliki dokumen, buku pengajaran bahasa Vietnam, turut membantu para guru dan para siswa  mengatasi kesulitan dalam proses pengajaran dan pembelajaran.

Komentar

Yang lain