Aktivitas memperingati ultah ke-70 hari pemilu pertama MN Vietnam

(VOVworld) - Sehubungan dengan peringatan ultah ke-70  hari pemilu pertama Majelis Nasional (MN) Vietnam (6/1/1946 - 6/1/2016), delegasi pemimpin Partai, Negara dan para wakil dari berbagai generasi anggota MN Vietnam telah berziarah kepada Mousolium Presiden Ho Chi Minh, hari Rabu (6/1). Yang menghadiri acara berziarah ini, ada Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komite Sentral Partai Komunis Vietnam (KS PKV), Nguyen Phu Trong, Presiden Truong Tan Sang, Ketua MN Nguyen Sinh Hung, Perdana Menteri Nguyen Tan Dung, Ketua Pengurus Besar Front Tanah Air Vietnam, Nguyen Thien Nhan.


Aktivitas memperingati ultah ke-70 hari pemilu pertama MN Vietnam - ảnh 1
Para pemimpin senior Partai dan Negara Vietnam berziarah kepada Mousolium  Presiden Ho Chi Minh  sehubungan dengan peringatan ultah ke-70  hari pemilu pertama Majelis Nasional (MN) Vietnam (6/1/1946 - 6/1/2016)


Sehubungan dengan peristiwa ini, koran “Quan Doi Nhan Dan (atau koran Tentara Rakyat), edisi Rabu (6/1) telah memuat editorial dengan judul: “Peristiwa maha penting, tonggak merah abad” yang antara lain menegaskan:  Kemenangan  pemilu pertama MN Vietnam pada 70 tahun lalu menandari tumbuh mendewasanya Negara revolusioner  Vietnam, membuka satu periode baru - periode  di mana Vietnam  punya satu MN, satu  Pemerintah yang satu, satu Undang-Undang Dasar yang progresif dan satu sistim kekuasaan  yang sepenuhnya punya nama secara hukum. Selama 70 tahun ini, tonggak dan nilai luhur  Pemilu  pertama MN  tetap selalu mempunyai makna yang mendalam dan praksis terhadap aktivitas MN dewasa ini. MN telah dan sedang merupakan perwujudan persatuan besar nasional, tahu berkaitan secara organik dan bertanggung jawab terhadap para pemilih, selalu mewakili semangat,  aspirasi dan kekuasaan rakyat.

Dalam memori  para lansia di provinsi Yen Bai, saat bersejarah pemilu MN  pada 70 tahun lalu tampaknya hanya berlangsung kemarin. Kesan pertama ketika memegang suara untuk melakukan pemilihan pada 70 tahun lalu belum pernah kabur dalam jiwa bapak Pham Tinh, warga kota Yen Bai. Dia mengatakan: “Seluruh warga desa saya, semua laki-laki, wanita, yang muda dan tua, semuanya juga merasa gembira karena dari seorang penduduk yang kehilangan Tanah Air, dewasa ini  bisa memberikan suara pertama. Khususnya saya sendiri, ketika memegang suara ini utuk memilih  para anggota MN yang pertama dari Negara Republik Demokrasi Vietnam, saya merasa haru, sampai sekarang 13 kali pemilihan MN sudah lewat, saya selalu tetap melihat pemilu pertama  6/1/1946  yang paling mengharukan”.

Selama masa 70 tahun terbentuk dan berkembangnya, MN Vietnam tidak henti-hentinya  berkembang, semakin melaksanakan secara lebih baik fungsinya sebagai lembaga perwakilan tertinggi dari rakyat, lembaga kekuasaan Negara yang tertinggi dari Republik Sosialis Vietnam, melaksanakan hak konstitusional dan hak legislatif, memutuskan masalah-masalah penting dari Tanah Air  dan melakukan pengawasan tertinggi terhadap aktivitas  Negara.

Sehubungan dengan ini,  program kesenian: “Jayalah  MN Vienam” telah berlangsung di kota Hanoi, pada Selasa malam (5/1).



Komentar

Berita Terkait
Yang lain