Bertekad mempertahankan target pertumbuhan 6,7% pada tahun 2017

(VOVWORLD) - Majelis Nasional (MN) Vietnam, Jumat (9/6), menyediakan waktu sehari untuk berbahas di autorium tentang penilaian tambahan terhadap hasil pelaksanaan rencana pengembangan sosial-ekonomi dan anggaran keuangan negara tahun 2016, situasi pelaksanaan rencana pengembangan sosial-ekonomi pada beberapa bulan awal tahun 2017.

 Bertekad mempertahankan target pertumbuhan 6,7% pada tahun 2017 - ảnh 1 Para anggota MN dalam sidang tersebut (foto : VOV)

Pada perbahasan itu, para anggota MN menyatakan bahwa pada latar belakang restrukturisasi perekonomian, melakukan pembaruan atas pola pertumbuhan, pasar dunia dan kebijakan berbagai negara mengalami gejolak cepat, tugas yang ditetapkan untuk tahun ini yalah meningkatkan pertumbuhan GDP sebanyak 6,7% dan inflasi di bawah 4%. Para anggota MN menilai tinggi perubahan kuat yang dilakukan pemerintah sehingga telah menciptakan perubahan yang positif, bersamaan itu sepakat dengan laporan Pemerintah yang disampaikan di persidangan ini dengan banyak hasil dan indeks perkembangan yang menggembirakan dan titik cerah dalam perekonomian. Akan tetapi banyak anggota MN juga menyatakan kekhawatiran dan meminta supaya pemerintah menjelaskan banyak masalah ekonomi makro.

Di samping itu, banyak anggota MN menaruh perhatian terhadap perkembangan industri, khususnya industri manufaktur. Anggota MN Vietnam dari propinsi Ha Nam, Phung Duc Tien menyatakan bahwa satu negara tidak bisa mencapai industrialisasi dan modernisasi kalau tidak ada satu industri yang berkembang dalam taraf tinggi, berdasarkan pada fundasi sains dan teknologi yang maju.

Dalam sesi perbahasan ini, para anggota MN juga dengan terus terang menunjukkan serangkaian tantangan yang memaksa Pemerintah supaya mengajukan solusi yang gigih dan tekad tinggi untuk melaksanakannya.

Pada sore harinya, MN terus berbahas tentang penilaian tambahan atas hasil pelaksanaan rencana pengembangan sosial-ekonomi dan anggaran keuangan negara tahun 2016, situasi pelaksanaan rencana pengembangan sosial-ekonomi dan anggaran keuangan negara pada beberapa bulan awal tahun 2017.

Komentar

Yang lain