Deputi Menlu Vietnam, Ha Kim Ngoc memberikan jawaban interviu tentang kunjungan Presiden Vietnam, Tran Dai Quang di Kuba dan kehadiran-nya pada KTT ke-16 Francophonie

(VOVworld) – Ketika memberikan  jawaban interviu di depan kalangan pers tentang kunjungan resmi Presiden Vietnam Tran Dai Quang di Kuba dan 15-17/11/2016 dan kehadiran-nya pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-16 Francophonie di Madagaskar dari 26-27/11/2016. Deputi Menteri Luar Negeri (Menlu) Vietnam, Ha Kim Ngoc memberitahukan bahwa kunjungan remi yang dilakukan oleh Presiden Tran Dai Quang di Kuba dari 15-17/11/2016 telah mencapai sukses yang baik. Hasil kunjungan ini turut  terus memperkuat hubungan erat dan teramat tepercaya antara Partai dan Negara dua negeri, bersamaan itu menciptakan impuls yang baru dan membuka prospek memperkuat kerjasama perdagangan-ekonomi dan investasi bilateral pada waktu mendatang.  

Deputi Menlu Vietnam, Ha Kim Ngoc memberikan jawaban interviu tentang kunjungan Presiden Vietnam, Tran Dai Quang di Kuba dan kehadiran-nya pada  KTT ke-16 Francophonie - ảnh 1
Deputi PM Vietnam, Ha Kim Ngoc
(Foto: baomoi.com)



Tentang hasil yang menonjol dan signifikan KTT ke-16 Francophonie yang berlangsung dari 26-27/11/2016 di, Antananarivo, Ibukota Madagaskar, Deputi Menlu, Ha Kim Ngoc memberitahukan bahwa hasil yang paling menonjol dari KTT kali ini ialah para pemimpin telah menegaskan tekat yang tinggi yaitu akan memperkuat kerjasama dan solidaritas dalam ruang Francophonie dan negara-negara lain untuk menghadapi secara efektif  dan tantangan-tantangan tersebut demi perdamaian, kestabilan dan perkembangan yang berkesinambungan. Dengan tema: “Pertumbuhan yang merata dan perkembangan yang bertanggung jawab: persyaratan-persyaratan menjamin kestabilan di dunia dan ruang Francophonie”, KTT ini telah mengesahkan Pernyatan Antanarivo dengan 13 resolusi yang menganggap masalah-masalah yang mendapat perhatian primer dari Francophonie dan komunitas internasional seperti mencegah dan memecahkan secara damai berbagai krisis, konflik dan sengketa, anti terorisme, menjaga keanekeragaman bahasa dan budaya, menjamin pendidikan yang berkualitas, mendorong  perkembangan yang berkesinambungan, menjamin ketahanan sumber air, ketahanan pandangan, ketahanan energi dan lain-laian. Ini akan  merupakan orentasi-orentasi  yang besar dalam kerjasama Francophonie pada waktu mendatang.  

Tentang sumbangan-sumbangan Vietnam pada kesuksesan KTT ke-16 Francophonie tersebut, Deputi Menlu Ha Kim Ngoc memberitahukan bahwa Vietnam telah memberikan sumbangan aktif dan substantif di semua masalah yang besar dari Francophonie, telah  mengkaitkan kepentingan-kepentingan dekat dari Vietnam dengan perhatian bersama dari Francophonie, khususnya mendorong pelaksanaan Strategi Ekonomi Francophonie, membantu negara-negara sedang berkembang melakukan integrasi ekonomi internasional, menjamin ketahanan sumber air, ketahanan pandangan, ketahanan energi dan lain-lain. Dalam perbahasan dan kontak, negara-negara juga menyambut baik Presiden Tran Dai Quang  yang telah menghadiri dan menyampaikan pidato pada upacara pembukaan, memberikan apresiasi terhadap sumbangan-sumbangan yang aktif dan substantif dari delegasi Vietnam pada kesuksesan bersama bagi KTT ini. Presiden Tran Dai Quang juga akan bertemu dengan Sekretaris Jenderal Francophonie dan para Kepala Negara dan pemimpin negara-negaranya untuk membahas masalah-masalah yang menjadi minat bersama dan mendorong hubungan kerjasama bilateral, khususnya di bidang-bidang perdagangan dan investasi.

Komentar

Yang lain