Gerakan non blok berseru supaya menghargai kedaulatan Venezuela

(VOVWORLD) - Pada pertemuan antara para anggota Gerakan Non blok (NAM), pada Rabu (1 Mei), wakil negara-negara anggota telah memprotes intrik kudeta di Venezuela yang dilaksanakan oleh faksi sayap kanan yang didukung oleh negara asing pada Selasa (30 April) lalu.
Gerakan non blok berseru supaya menghargai kedaulatan Venezuela - ảnh 1 Kelompok serdadu yang mendukung pemimpin faksi oposisi, Juan Guaido di Karakas, Ibukota Venezuela (Foto: AFP, VNA)

Wakil tetap Kuba di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Ana Silvia Rodriguez menegaskan bahwa tidak hanya menghormati kedaulatan Venezuela pada saat ini saja, melainkan juga menghormati kedaulatan negara-negara Amerika Latin lain. Dia mengutuk tindakan intervensi dari Amerika Serikat (AS) terhadap urusan internal Venezuela.

Selain itu, Wakil tetap Suriah di PBB, Mounzer Mounzer menyatakan dukungan terhadap Pemerintah Venezuela pimpinan Presiden Nicolas Maduro, bersamaan itu menekankan bahwa dialog dan menghormati kedaulatan merupakan langkah pemecahan terbaik terhadap situasi sekarang ini di Venezuela.

Perutusan Palestina menegaskan mendukung solusi damai, menolak intervensi terhadap urusan internal Venezuela dan berseru supaya melindungi keutuhan wilayah, kesatuan dan kedaulatan negara Amerika Selatan ini.

Pada pihaknya, Duta Besar Venezuela di PBB, Samuel Moncada telah menuduh keterlibatan dari pemimpin negara-negara Kolombia, Argentina, Brasil, Cile, Panama, Paraguay dan banyak pejabat AS bersama dengan faksi oposisi menimbulkan ketidakstabilan terhadap situasi di Karakas.

Komentar

Yang lain