Kerjasama ACMECS membuka ruang perkembangan baru bagi badan usaha

(VOVworld) – Pada Selasa pagi ( 23 Juni), di  Konvensi Internasional Myanmar di kota Nay  Pyi Taw, Ibu Kota Myanmar, Perdana Menteri (PM) Vietnam, Nguyen Tan Dung dan Presiden Myanmar, Thein Sein, PM Kamboja, Hunsen, PM Laos, Thongshing Thammavong, PM Thailand, Prayuth Chan-ocha dan Sekretaris Jenderal ASEAN, Le Luong Minh telah menghadiri dialog dengan wakil sektor badan usaha ACMECS.



Kerjasama ACMECS membuka ruang perkembangan baru bagi badan usaha - ảnh 1
PM Nguyen Tan Dung berpidato di depan konferensi
(Foto: infonet.vn)

Komunitas badan usaha ACMECS menyatakan bahwa konferensi tingkat tinggi ACMECS kali ini telah mengesahkan rencana aksi tahap 2016-2018 dengan 8 bidang kerjasama prioritas, bersamaan itu mengeluarkan rekomendasi kepada para pemimpin ACMECS supaya berfokus pada 6 bidang kerjasama titik berat, diantaranya menciptakan syarat yang kondusif untuk mendorong kerjasama dan investasi; mendorong kerjasama pertanian dan lain-lain. Dalam pidatonya di depan dialog ini, PM Vietnam Nguyen Tan Dung dan para pemimpin ACMECS menilai tinggi dan mencatat semua rekomendasi yang bermanfaat dari Dewan Bisnis ACMECS. Khususnya dalam mengembangkan infrastruktur keras dan lunak untuk menciptakan kemudahan bagi perdagangan dan investasi di kawasan, memindahkan koridor-koridor perhubungan menjadi koridor ekonomi. PM Nguyen Tan Dung menganalisis secara jelas potensi dan keuggulan yang dimiliki 5 negara anggota ACMECS dalam meningkatkan peranan dan posisi dalam rangkaian  produksi pasokan global, terutama dalam  peta jalan konektivitas antara Asia Tenggara dengan pasar-pasar yang luas seperti Tiongkok dan India serta hasil kerjasama ACMECS. “Kerjasama ACMECS tidak hanya mengaitkan persahabatan dan solidaritas antar-negara tetangga, tapi juga membuka ruang perkembangan baru bagi para badan usaha di dalam dan luar kawasan. Saya percaya bahwa Anda Sekalian akan tidak melepaskan kesempatan emas untuk mencapai sukses. Saya mengharapkan akan mendapat sambutan positif dari Anda Sekalian dengan aksi yang kongkrit, demi kesejahteraan dan perkembangan yang kuat dan berkesinambungan di 5 negara kita”.

PM Nguyen Tan Dung menegaskan bahwa Pemerintah Vietnam sedang berusaha melakukan pembaruan, memperkuat restrukturisasi ekonomi dan integrasi ekonomi secara komprehensif, menggelarkan banyak langkah untuk menciptakan syarat yang paling kondusif kepada semua badan usaha dan para investor dengan titik beratnya ialah tegas memperbaiki lingkungan bisnis dan meningkatkan daya saing nasional. Dengan pembentukan Komunitas Ekonomi ASEAN pada akhir tahun ini dan prospek selesainya 14 Perjanjian Peragangan Bebas dari sekarang sampai tahun 2020,  Vietnam akan menjadi satu matarantai yang penting dari jaringan konektivitas ekonomi yang luas dengan 55 mitra yang terdiri dari semua pusat ekonomi papan atas di dunia seperti Amerika Serikat, Uni Eropa, Rusia, Jepang, Tiongkok dan lain-lain. PM Nguyen Tan Dung menekankan: Vietnam selalu menyambut baik  semua badan usaha dan investor asing yang melakukan inverstasi dan bisnis di Vietnam./.


Komentar

Berita Terkait
Yang lain