Myanmar membantah tuduhan pembersihan ras

(VOVworld) – Pada Jumat (19 Juli), Presiden Myanmar Thein Sein telah membantah tuduhan-tuduhan bahwa Pemerintahnya sedang melakukan pembersihan ras terhadap kaum Muslim Rohingya di negara bagian Rakhine di bagian Barat negara ini. Ketika berbicara di depan televisi Perancis “France 24” dalam kunjungannya di Paris, Presiden Thein Sein menegaskan bahwa Pemerintah pimpinan dia tidak bersangkutan dengan tuduhan tersebut.

Myanmar membantah tuduhan pembersihan ras - ảnh 1
Presiden Myanmar Thein Sein
(Foto: vietnamplus.vn)

Dia menyatakan bahwa informasi-informasi yang memutar-balikkan dan membesar-besarkan hal tersebut adalah bagian dalam kampanye menodai Pemerintahnya. Presiden Thein Sein memberitahukan bahwa Pemerintah telah membentuk satu komite independen untuk menyelidiki sebab-musabab yang mendalam dari situasi kekerasan di Rakhine dan badan-badan fungsional sedang melaksanakan semua rekomendasi dari komite tersebut. Komite ini juga merekomendasikan beberapa gagasan untuk menangani secara tuntas bahaya terjadinya kembali huru-hara, menurut itu mendorong dua komunitas yaitu kaum Buddhis dan kaum Muslim yang tinggal di negara bagian Rakhine supaya bisa hidup secara damai, tidak menimbulkan ketegangan yang bisa menyebabkan huru hara./.

Komentar

Berita Terkait
Yang lain