Pemerintah Kolombia dan pasukan FARC belum menanda-tangani permufakatan damai

Pemerintah Kolombia dan pasukan FARC belum menanda-tangani permufakatan damai - ảnh 1
Presiden Kolombia, Juan Manuel Santos
(Foto: VNA)
(VOVworld) – Presiden Kolombia, Juan Manuel Santos mengakui kemungkinan menunda waktu penanda-tanganan permufakatan damai antara Pemerintah negara ini dengan Pasukan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC) setelah tanggal 23/3 mendatang, akan tetapi menegaskan bahwa ini bukan kegagalan dalam proses perundingan damai. Presiden Juan Manuel Santos berpendapat bahwa penundaan ini tidak berarti perundingan tersebut mengalami kegagalan dan menegaskan bahwa Pemerintah sedang berusaha sekuat tenaga untuk bisa melaksanakan secara tepat jadwal yang sudah dikeluarkan kepada FARC pada 9/2015. Presiden Juan Manuel Santos menekankan bahwa dua pihak belum menyebutkan penundaan waktu penanda-tanganan permufakatan damai. Ini untuk pertama kalinya Pemerintah Kolombia menyebutkan sulitnya usaha mencapai penanda-tanganan permufakatan damai abadi dengan FARC sebelum 23/3 seperti yang sudah ditetapkan.

Komentar

Berita Terkait
Yang lain