Presiden Mesir menegaskan akan melanjutkan jabatannya

(VOVworld) – Dalam pidato di depan Televisi pada Selasa malam (2 Juli), Presiden Mesir, Mohamed Morsi menegaskan bahwa jabatan Presiden yang dipegang adalah sah dan dia akan melanjutkan jabatannya untuk mengusahakan solusi-solusi guna meredakan ketegangan politik. Presiden Morsi menekankan bahwa dia memegang kepemimpinan melalui satu pemilu Presiden bebas dan dengan keabsahan itu baru bisa menjamin tidak terjadi bentrokan di Mesir. Sebelum membacakan pidato tersebut, Presiden Morsi telah mengimbau kepada tentara Mesir supaya menarik kembali ultimatum yang memperingatkan akan melakukan campur tangan, bersamaan itu menolak semua intervensi manapun terhadap situasi Mesir, baik dari dalam maupun dari luar negeri.

Presiden Mesir menegaskan akan melanjutkan jabatannya - ảnh 1
Presiden Morsi menyatakan akan melanjutkan jabatannya
(Foto: thvn.vn)

Sementara itu, opini umum internasional menunjukkan kecemasan terhadap perkembangan-perkembangan yang menegangkan di Mesir. Dalam pembicaraan via telepon dengan timpalannya dari Mesir, Mohamed Kamel Amr sebelum dia meletakkan jabatan, Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat, John Kerry pada Selasa (2 Juli) telah mengimbau kepada para pemimpin Mesir supaya menghormati pendapat rakyat. Menlu Perancis, Laurent Fabius juga menyatakan bahwa Presiden Morsi harus mendengarkan keingingan massa rakyat dan mendukung solusi mengadakan dialog. Komisaris Tinggi urusan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa, Navi Pillay mengimbau kepada Pemerintahan Mesir supaya menangani secara tuntas masalah-masalah kunci yang menyebabkan adanya tentangan dari masyarakat sekarang. Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon telah mendesak faksi-faksi di Mesir supaya cepat mengusahakan solusi-solusi untuk menghentikan situasi kekerasan./.

Komentar

Berita Terkait
Yang lain