Presiden Vietnam, Tran Dai Quang menerima para Dubes yang menyampaikan surat mandat

(VOVWORLD) - Duta Besar (Dubes) Cili, Jaime Chomali Garib, Dubes Kerajaan Inggris, Gareth Ward, Dubes Republik Polandia, Wojciech Gerwe,  Dubes Gambia , Ramzia Diab Ghanim dan Dubes Republik Uganda, Dorothy Samali Hyuha, pada Selasa pagi (07 Agustus), di Kota Hanoi,  telah menyampaikan surat mandat kepada Presiden Vietnam, Tran Dai Quang.
Presiden Vietnam, Tran Dai Quang menerima para Dubes yang menyampaikan surat mandat - ảnh 1 Dubes Cili, Jaime Chomali Garib (kanan) menyempaikan surat mandat kepada Presiden Tran Dai Quang (Foto: VOV)

Ketika menerima Dubes Cili, Jaime Chomali Garib, Presiden Tran Dai Quang ingin terus mengembangkan lebih lanjut lagi hubungan kemitraan komprehensif antara dua negara, terus melakukan koordinasi erat dan saling mendukung di forum-forum multilateral, terutama di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), APEC dan Perjanjian Kemitraan Progresif dan Komprehensif Trans Pasifik (CP TPP). Pada fihaknya, Dubes Cili, Jaime Chomali Garib menegaskan dalam masa baktinya akan terus memperkuat pertukaran delegasi tingkat tinggi dan berbagai tingkat, melalui itu mendorong hubungan kerjasama antara dua negara semakin berkembang.

Presiden Vietnam, Tran Dai Quang menerima para Dubes yang menyampaikan surat mandat - ảnh 2 Presiden Vietnam, Tran Dai Quang (kanan0 menerima Dubes Inggris, Gareth Ward (Foto: VOV)

Pada pertemuan dengan Dubes Inggris, Gareth Ward, Presiden Tran Dai Quang menginginkan agar pada waktu mendatang, kedua negara mengembangkan potensi dan keunggulan yang dimiliki masing-masing untuk memperkuat kerjasama ekonomi, meminta kepada Inggris supaya terus mendukung Vietnam dalam memperkuat hubungan dengan Uni Eropa dan memberikan pengaruh kepada Uni Eropa supaya selekasnya menandatangani dan mengesahkan Perjanjian Dagang Bebas Vietnam-Uni Eropa (EVFTA) pada tahun 2018. Pada fihaknya, Dubes Inggris, Gareth Ward menegaskan bahwa Inggris memberikan dukungan kuat kepadaEVFTA dan Inggris ingin memperkuat kerjasama dengan Vietnam.

Ketika menerima Dubes Polandia, Wojciech Gerwel, Presiden Tran Dai Quang meminta kepada Polandia supaya terus mendukung dan mendorong hubngan kemitraan dan kerjasama komprehensif antara Vietnam dan Uni Eropa, di antaranya selekasnya menandatangani dan mengesahkan EVFTA pada tahun 2018.

Pada pertemuan dengan Dubes Gambia, Ramzia Diab Ghanim, Presiden Tran Dai Quang menginginkan agar kedua fihak mendorong pertukaran delegasi berbagai tingkat, mengembangkan tradisi saling mendukung, meminta kepada Gambia supaya terus mendukung Vietnam mencalonkan diri menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB masa bakti 2020-2021.

Ketika menerima Dubes Uganda, Dorothy Samali Hyuha, Presiden Tran Dai Quang meminta supaya pada waktu mendatang, kedua negara memperkuat lebih lanjut lagi kerjasama ekonomi. Presiden Tran Dai Quang memberitahukan bahwa Vietnam bersedia berbagi dan bekerjasama dengan Uganda di bidang pertanian, perikanan, tekstil dan produk tekstil dan pembangunan.

Duta Besar (Dubes) Republik Demokrat Federasi Nepal, Khaga Nath Adhi Kari, Dubes Jamaika, Antoia Hugh, Dubes Guatemala, Herbert Estuado Meneses Koronado, Dubes Bostwana, Mothusi Palai, pada Selasa sore (07 Agustus), di Kota Ha Noi, telah menyampaikan surat mandat kepada Presiden Vietnam, Tran Dai Quang.

Ketika menerima Dubes Nepal, Khafa Nath Adhi Kari, Presiden Tran Dai Quang menegaskan kebijakan konsekuen Vietnam ialah selalu menghargai hubungan dengan negara-negara sahabat tradisional, di antaranya ada Nepan.

Pada pertemuan dengan Dubes Jamaika, Antonia Hugh, Presiden Tran Dai Quang memberitahukan bahwa Vietnam ingin terus memperkuat kerjasama dengan Jamaika seperti: memperkuat pertukaran delegasi berbagai tingkat, kementerian, instansi dan badan usaha untuk memperkuat pengertian satu sama lain antara rakyat dua negeri, menciptakan syarat kepada badan-badan usaha dua fihak untuk mencari tahu dan menemukan peluang bisnis di pasar masing-masing fihak.

Ketika menerima Dubes Guatemala, Herbert Estuado Meneses Koronado, Presiden Tran Dai Quang menginginkan agar kedua fihak terus memperkuat pendorongan pengertian satu sama lain.

Pada pertemuan dengan Dubes Botswana, Mothui Palai, Presiden Vietnam Tran Dai Quang meminta kepada dua negara supaya mempelajari selekasnya menandatangani Perjanjian kerangka kerjasama tentang ekonomi, kedudayaan, pendidikan dan teknologi informasi, mempelajari mendorong kerjasama di bidang-bidang keunggulan yang dimiliki Vietnam dan Bostwana seperti pertanian, pariwisata dan teknologi informasi.

Komentar

Yang lain