Rapat umum, parade militer dan pawai memperingati ulang tahun ke-40 pembebasan Vietnam Selatan dan penyatuan Tanah Air


(VOVworld) – Rapat umum, parade militer dan pawai untuk memperingati ulang tahun ke-40 pembebasan Vietnam Selatan dan penyatuan Tanah Air (30 April 1975-30 Aril 2015) telah diadakan secara khidmat pada Kamis pagi (30 April) di kota Ho Chi Minh. 

Rapat umum, parade militer dan pawai memperingati ulang tahun ke-40 pembebasan Vietnam Selatan dan penyatuan Tanah Air - ảnh 1
Parade militer di kota Ho Chi Minh
(Foto: baodientu.chinhphu.vn)

Yang menghadiri upacara ini ada banyak pemimpin Partai dan Negara Vietnam yaitu Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Vietnam, Nguyen Phu Trong, Presiden Negara Truong Tan Sang, Perdana Menteri Pemerintah Nguyen Tan Dung, Ketua Majelis Nasional Nguyen Sinh Hung, para pemimpin Partai, Negara, Majelis Nasional, para mantan pemimpin Partai, Negara, Majelis Nasional, mantan pemimpin semua kementerian dan instansi pusat. Yang menghadiri upacara aini juga ada para jenderal, veteran perang, Ibu Vietnam Heroik, wakil berbagai lapisan rakyat dan delegasi-delegasi internasional dari Laos, Kamboja, Kuba dan lain-lain.

Dalam pidatonya di depan upacara ini, Perdana Menteri Nguyen Tan Dung menonjolkan arti besar kemenangan besar musim semi 1975. “Kemenangan besar musim semi 1975 merupakan satu halaman yang cemerlang dalam sejarah menegakkan dan mempertahankan Tanah Air yang besar dari bangsa. Kita telah menyelesaikan missi sejarah yang cemerlang yaitu membebaskan total Vietnam Selatan, menyatukan Tanah Air, membawa Vietnam memasuki era baru, era kemerdekaan, penyatuan dan bersama-sama membangun negara Vietnam yang sejahtera, kuat, demokratis, adil dan berbudaya. Kemenangan besar ini merupakan kemenangan dari semangat patriotisme yang hangat, hasrat akan perdamaian, kemerdekaan, kebebasan dan penyatuan Tanah Air dari rakyat Vietnam, dari garis politik dan seni militer Vietnam dibawah kepemimpinan yang tepat, pandai dan kreatif dari Partai Komunis Vietnam, dari kekuatan terpadu, blok persatuan besar seluruh bangsa, persahabatan, sokongan dan bantuan yang besar dan efektif yang diberikan oleh sahabat-sahabat internasional”.

Perdana Menteri Nguyen Tan Dung juga berterimakasih kepada negara-negara sosialis, terutama Unisoviet dulu, Tiongkok dan organisasi serta rakyat pecinta damai di dunia yang telah memberikan sokongan dan bantuan hangat baik dalam hal spirituil maupun materiil kepada Vietnam dalam perjuangan untuk merebut kemerdekaan dan penyatuan Tanah Air Vietnam. Pada periode baru dewasa ini, Perdana Menteri Nguyen Tan Dung menekankan: “Mengembangkan semangat kemenangan besar musim semi 1975, seluruh Partai, seluruh tentara dan seluruh rakyat berjanjian berpadu tenaga, berusaha melaksanakan harapan Presiden Ho Chi Minh yaitu membangun Vietnam menjadi lebih megah dan lebih indah. Satu negara Vietnam yang tunggal, sosialis, rakyatnya sejahtera, negaranya kuat, demokratis, adil, berbudaya dan bertekad membela kemerdekaan, kedaulatan dan keutuhan wilayah. Seluruh Partai, seluruh tentara dan seluruh rakyat, setiap orang supaya bersama-sama memperkuat secara komprehensif pembaruan, cepat membawa Vietnam menjadi satu negara industri menurut arah modern”.

Upacara tersebut berakhir dengan acara parade militer dan pawai dengan partisipasi semua angkatan bersenjata, massa rakyat, wakil semua unsur yaitu buruh, petani, intelektual, wirausaha dan lain-lain.

Pada malam harinya, kota Ho Chi Minh dan kota Hanoi mengadakan pelepasan kembang api untuk menyambut peringatan ulang tahun ke-40 pembebasan Vietnam Selatan dan penyatuan Tanah Air./.


Komentar

Yang lain