RDRK melakukan uji coba puluncuran rudal balistik

(VOVWORLD) - Tentara Republik Korea, pada Senin pagi (29 Mei), membenarkan: Republik Demokrasi Rakyat Korea  (RDRK) telah melakukan uji coba peluncuran satu rudal balistik dari pantai di sebelah timur.

Ada banyak kemungkinan ini adalah jenis rudal Scud dan telah terbang kira-kira 450 Km. Rudal ini diluncurkan dari  satu kota  pesisir Wonson, provinsi Gangwon, RDRK. Republik Korea dan Amerika Serikat (AS) sedang menganalisis informasi tentang uji coba peluncuran rudal terbaru  yang dilakukan RDRK ini.

RDRK melakukan uji coba puluncuran  rudal balistik  - ảnh 1Republik Demokrasi Rakyat Korea melakukan uji coba peluncuran rudal balistik .  (Foto: Kantor Berita Vietnam) 

Presiden Republik Korea, Moon Jae-in telah mengadakan sidang darurat Dewan Keamanan Nasional segera setelah itu. Kantor Berita “Reuters” sebelumnya telah mengutip sumber berita dari Kantor Kabinet Jepang yang mengatakan bahwa benda yang baru saja diluncurkan  mungkin akan jatuh  di Zona Ekonomi Eksklusif Jepang.

Tentang peristiwa ini, Komando Pasifik (PACOM) dari AS memberitahukan sudah mengikuti rudal jarak pendek yang diluncurkan dari posisi di dekat bandara Wonsan, di provinsi Gangwon, RDRK selama 6 menit sampai saat rudal ini jatuh di laut Jepang. PACOM menegaskan: Rudal ini tidak dianggap sebagai ancaman terhadap Amerika Utara. Sementara itu, Perdan Menteri Jepang, Shinzo Abe, pada Senin (29 Mei), telah mengutuk peluncuran rudal RDRK dan berkomitmen akan mengkoordinasikan tindakan dengan negara-negara lain untuk mencegah Pyong Yang yang melakukan lagi tindakan provokatif  ini. Sekarang, Pemerintah Jepang telah mengadakan sidang Dewan Keamanan Nasional  setelah peluncuran rudal tersebut.

Ini adalah peluncuran rudal  ke-9 yang dilakukan RDRK pada tahun ini. Sebelumnya,  pada tanggal 21 Mei ini, RDRK juga melakukan uji coba peluncuran rudal balistik strategis jarak menengah  yang baru Pukguksong-2. AS  dan Republik Korea menetapkan bahwa rudal ini telah terbang jauhnya kira-kira 500 Km  sebelum jatuh di lepas laut sebelah timur Republik Korea.

Komentar

Yang lain