Rusia ingin terus mempertahankan hubungan dengan Mesir

(VOVworld) – Pada Kamis (11 Juli), Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia, Sergei Lavrov menunjukkan kecemasan tentang instabilitas di Mesir, namun menyatakan bahwa Moskwa ingin mempertahankan kerjasama jangka panjang dengan Pemerintah baru Kairo. Ketika berbicara pada kalangan pers, Menlu Sergei Lavrov menilai bahwa Mesir adalah negara Arab yang paling berpengaruh dan situasi di negara ini sedang menimbulkan pengaruh terhadap perkembangan-perkembangan di seluruh dunia Arab, bersamaan itu, kawasan ini menyimpan bahaya paling serius yang mengancam hubungan-hubungan internasional.

Rusia ingin terus mempertahankan hubungan dengan Mesir - ảnh 1
Menlu Rusia Sergei Lavrov
(Foto: baomoi.com)

Dia juga menekankan bahwa penduduk Mesir sebaiknya menentukan nasibnya sendiri di atas dasar fundasi dialog nasional yang menyeluruh. Menlu Rusia ini juga berharap supaya gagasan untuk menggelarkan satu dialog di Mesir guna cepat menstabilkan situasi di dalam negeri, melaksanakan langkah-langkah pada masa transisi dan menyiapkan pemilihan-pemilihan yang demokratis dan bebas akan mencapai sukses. Sebelumnya, segera setelah perkembangan-perkembangan yang menegangkan di gelanggang politik Mesir, pada Selasa (9 Juli), Menlu Sergei Lavrov telah menyatakan bahwa Rusia sedang mengamati secara  ketat semua peristiwa yang terjadi di Mesir, mendukung upaya-upaya menghentikan situasi kekerasan dan bentrokan serta menstabilkan situasi dan cepat berpindah ke proses politik./.

Komentar

Berita Terkait
Yang lain