Venezuela menangkap beberapa tersangka yang melaksanakan serangan terhadap Presiden Nicolas Maduro

(VOVWORLD) - Presiden Venezuela, Nicolas Maduro mengumumkan bahwa badan keamanan negara ini telah menangkap beberapa tersangka peserta pada pembunuhan yang gagal terhadap dia pada Sabtu sore (04 Agustus) dan para tersangka sisanya sedang diburu. 
Venezuela menangkap beberapa tersangka yang melaksanakan serangan terhadap Presiden Nicolas Maduro - ảnh 1 Presiden Venezuela, Nicolas Maduro (Foto: Sputnik/vov.vn)

Muncul di kanal televisi hanya beberapa jam setelah diungsikan ke luar tempat kejadian serangan yang menggunakan bom dalam pesawat tak berawak, Presiden Nicolas Maduro menuduh bahwa intrik pembunuhan tersebut dilaksanakan oleh organisasi-organisasi sayap kanan dan berdiri di belakang kasus ini adalah kelompok ekstrimis Kolombia untuk membuat situasi Venezuela menjadi instabilitas. Dia menyatakan bahwa kekuatan-kekuatan di Amerika Serikat (AS) dan Kolombia sedang berupaya menimbulkan kekerasan di Venezuela dan dia berharap supaya Pemerintah pimpinan Presiden AS, Donald Trump akan melakukan kerjasama dalam kasus ini.

Sebelumnya, Presiden Nicolas Maduro sedang menyampaikan pidato di upacara peringatan ultah ke-81 Pembentukan Pasukan Bela Diri Nasional Venezuela, secara mendadak, satu pesawat tak berawak yang dibawa zat peledak telah diaktifkan dan meledak sehingga sedikitnya ada 7 serdaru yang terluka. Presiden Nicolas dan Badan pimpinan Venezuela peserta event ini diungsikan segera ke tempat aman.

Memberikan reaksi atas pembunuhan terhadap Presiden Venezuela, negara-negara di kawasan Amerika Latin seperti Kuba, Nikaragua dan Bolivia telah mengutuk tindakan kejahatan tersebut.

 

Komentar

Yang lain