Vietnam dan Jepang menandatangani banyak kontrak investasi sebesar 22 miliar dolar AS

(VOVWORLD) - Sehubungan dengan kunjungan resmi Perdana Menteri (PM) Vietnam, Nguyen Xuan Phuc di Jepang, pada Senin (05 Juni),di Tokyo, Ibukota Jepang,  Vietnam dan Jepang telah melaksanakan pertukaran banyak kontrak dan surat pengakuan serta permufakatan investasi sebesar 22 miliar dolar Amerika Serikat antara berbagai kementerian, instansi, daerah dan badan-usaha dua negara.

Dengan disaksikan oleh PM Nguyen Xuan Phuc dan pimpinan Komite Rakyat kota Ha Noi, Grup BRG dan Grup Sumitomo (Jepang) telah menandatangani permufakatan kerjasama tentang pengembangan proyek perkotaan Nhat Tan-Noi Bai untuk mengembangkan satu kota yang paling pintar dan modern di ASEAN, di kota Hanoi Utara.

Vietnam dan Jepang menandatangani banyak kontrak investasi sebesar 22 miliar dolar AS - ảnh 1 Upacara penandatanganan tersebut (Foto: Vu Dung-Bui Hung /VOV)

Pada hari yang sama, Perusahaan Umum Maritim Vietnam (Vinalines) menandatangani MoU dengan Grup NYK Line (Jepang) tentang penilitian dan pengembangan aktivitas-aktivitas transport dan logistik untuk melayani pabrik-pabrik dan zona industri di daerah dataran rendah sungai Mekong yang dilaksanakan bersamaoleh dua fihak. Sementara itu, Perusahaan Persero Penerbangan Vietjet (VieJet Air) dan perusahaan Mitsubishi UFJ Lease & Finance (MUL), dari Grup Keuangan Perbankan papan atas Jepang Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG) menandatangani permufakatan pemberian suplai keuangan kepada 3 pesawat terbang baru A321 dari VietJet dengan total nilai sebesar kira-kira 350 juta dolar AS. Juga pada rangka kunjungan ini, berlangsung upacara penandatanganan dan pemberian permufakatan kerjasama antara Grup TH dengan Grup Kerjasama Teknik Terpadu Internasional (ITEC) tentang pembangungan kelompok  kesehatan dan perawatan kesehatan teknologi tinggi TH di kota Hanoi. Ini merupakan peristiwa penting yang menandai kerjasama baru di bidang kesehatan dan perawatan kesehatan-bidang direncanakan  akan menjadi bidang kerjasama penting antara dua negara pada waktu mendatang.

Komentar

Berita Terkait
Yang lain