Provinsi Son La memperhebat ekspor hasil pertanian bersih dan aman.

(VOVWORLD) - Terletak di jantungnya daerah Tay Bac (atau daerah Barat Laut), Viet Nam Utara dengan keunggulan-keunggulan yang menonjol tentang kondisi tanah dan cuaca sedang, Provinsi Son La punya area alam seluas lebih dari 14.000 Km2, menduduki posisi ke-3 di seluruh negeri. Dengan 350.000 Ha lahan pertanian yang mayoritas-nya sangat subur, membantu provinsi ini mengembangkan bermacam jenis pohon tanaman yang punya nilai tinggi menurut arah terfokus dan berskala besar, sekaligus mengembangkan bermacam-macam produk pertanian lokal di provinsi ini. Bertolak dari potensi itu, Komite Partai dan pemerintahan Provinsi Son La berfokus mengembangkan ekonomi provinsi ini menurut arah melakukan restruktusisasi pertanian, penggeseran kuat terhadap struktur tanaman, berkaitan dengan keunggulan tanah dan tenaga kerja di daerah serta pasar konsumsi.
Provinsi Son La memperhebat ekspor hasil pertanian bersih dan aman. - ảnh 1 Produk pertanian Provinsi Son La telah diekspor ke negara-negara seperti Australia, Republik Korea dan Perancis (Foto: VOV)

Aksentuasi dalam mengubah pola fikir dalam melakukan pertanian yang ditetapkan Provinsi Son La ialah menciptakan tenaga pendorong sebagai haluan memacu penanaman pohon buah-buahan di lahan yang miring, kebijakan memacu pengembangan koperasi dan menyerap badan usaha melakukan investasi di bidang pertanian. Persyaratan yang dianggap sebagai kunci emas untuk produksi pertanian yaitu membina dan mengoperasikan rantai nilai produksi, memasoka, mengelola, memasarkan dan memperhebat ekspor hasil pertanian bersih dan aman. Provinsi ini telah merancang produksi menurut arah berfokus mengembangkan pohon buah-buahan yang unggul dan kompetitif, memperkuat pengontrolan terhadap kebersihan dan keselamatan bahan makanan. Hanya dalam waktu pendek, area penanaman pohon buah-buahan di Provinsi Son La telah meningkat drastis, hasil produksi melampaui kira-kira 250.000 ton di lahan seluas 50.000 Ha. Lo Minh Hung, Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi Son La, memberitahukan:

“Dari sekarang sampai tahun 2020, Provinsi Son La berhaluan akan mengembangkan 100.000 Ha lahan penanaman pohon buah-buahan. Bersama dengan pengembangan area lahan penanaman, provinsi ini juga memperhatikan pengembangan pohon buah-buhan secara berkesinambungan melalui menganeka-ragamkan pohon buah-buahan, khususnya pohon-pohon buah-buahan unggulan provinsi ini, memperhatikan proses produksi untuk menjamin kualitas hasil pertanian, memenuhi kebutuhan para konsumen di dalam negeri serta negara-negara rewel seperti Amerika Serikat dan Australia”.

Ketika kebutuhan tentang kualitas produk semakin tinggi, produksi pertanian juga menuntut yang lebih ketat. Pemerintahan daerah dan koperasi-koperasi telah menerapkan ilmu pengetahuan dan teknik dalam produksi dan yang paling sukses ialah pengubahan pemahaman ketika warga telah tahu menerapkan proses penanaman menurut standar Viet GAP untuk meningkatkan kualitas produk guna memenuhi kebutuhan pasar. Sekarang, di seluruh provinsi Son La telah ada banyak daerah yang menanam pohon mangga dan pohon kelengkeng seperti Song Ma, Mai Son dan Yen Chau yang mendapatkan kode kawasan yang punya cukup syarat untuk melakukan ekspor. Tambahan lagi ialah kira-kira 10 Ha lahan penanaman pohon jeruk lemon di Yen Chau telah menerapkan proses produksi Viet  Gap, memenuhi standar Eropa.

Menetapkan ekspor hasil pertanian sebagai tugas titik berat yang bersifat terobosan dalam pekerjaan memimpin, pimpinan pemerintahan Provinsi Son La telah membentuk Badan Pengarahan urusan Pengolahan dan Pamasaran hasil pertanian, mengadakan banyak event guna mempromosikan dan menyosialisakan hasil pertanian provinsi ini. Sampai sekarang, banyak badan usaha besar sedang membantu Provinsi Son La menyosialisasikan dan memperkenalkan hasil pertanian di pasar asing seperti Australia, Amerika Serikat, Uni Eropa dan Tiongkok. Nguyen Dinh Tung, Direktur Perusahaan Vina T&T, Kota Ho Chi Minh memberitahukan:

Buah kelengkeng provinsi Son La, terutama kelengkeng Song Ma sangat bagus karena bijinya kecil, dagingnya tebal dan airnya sedikit, hal itu sangat kondusif dalam mengawetkan-nya. Pada 7/2017, kami melakukan kunjungan di sana dan melihat potensinya dan cepat mengekspor ratusan Kg buah kelengkeng ke Amerika Serikat, setelah itu telah menerima respons yang baik”.

Dengan target memperhebat ekspor hasil pertanian yang berkualitas tinggi, pada tahun 2018, Provinsi Son La telah dan sedang mengekspor 12 produk yaitu mangga, jeruk lemon, pisang, kopi, teh, sayuran bersih dan sebagainya. Le Quang Trung, Wakil Kepala Dinas Industri dan Perdagangan Provinsi Son La memberitahukan:

“Melalui ekspor, nilai ekspor Provinsi Son La meningkat, dari situ punya pengarahan untuk mengembangkan pohon buah-buahan sesuai dengan resolusi dari Dewan Rakyat dan Komite Rakyat provinsi. Kaum tani, badan usaha dan koperasi juga akan mengubah cara merawat dan mengawetkan bermacam jenis hasil pertanian seperti kelengkeng dan mangga agar punya cukup syarat untuk diekspor ke negara-negara lain”.

Guna meningkatkan nilai bermacam jenis hasil pertanian, Provinsi Son La telah berinisiatif mengimbau kepada badan-badan usaha supaya melakukan investasi di bidang pertanian dan hasil pertanian, dan pada permulaannya telah mencapai keberhasilan tertentu. Badan-badan usaha aktif melakukan konektivitas dengan koperasi-koperasi dan kepala keluarga untuk membentuk rantai produksi dan pemasaran produk yang berkesinambungan. Khususnya, pimpinan provinsi ini telah berinisiatif mengundang grup-grup ekonomi besar untuk melakukan investasi di bidang pertanian, melakukan konektivitas untuk melakukan investasi di bidang produksi, pengolahan dan pemasaran hasil pertanian, hortikultura yang bersih dan aman menurut rantai konektivitas dengan sistem pemasaran yang stabil di dalam negeri dan ekspor.

Komentar

Yang lain