Penjelasan VOV tentang Kurma - satu jenis buah kering impor yang populer dan digemari di Vietnam pada Hari Raya Tet

(VOVWORLD) - Saudara pendengar! Kami dengan gembira bertemu kembali dengan saudara-saudara dalam acara “Kotak Surat Anda” untuk pekan ini. Program Siaran Bahasa Indonesia, pada pekan ini, menerima 23 pucuk surat dan Email dari para pendengar: : M.Sumantri di Jawa Barat, Fachri di Pekan Baru, Basid Hasibuan di Jakarta, Thedja Haryanto di Kalimantan, Minlin di Jabar dan banyak pendengar yang lain. Dalam acara kita untuk hari ini, kami mengikhtisarkan surat pendengar dan menjawab pertanyaan dari beberapa pendengar.

Pada pekan lalu, saudara Waluyo Disman mengirim laporan pemantauan siaran Radio dari 17-23/10 di frekuensi 12020 Khz dengan penilaian SINPO 54444. Saudara Fachri di Pekan Baru mengirim laporan pemantauan siaran Radio dari 15-19/10 dengan kualitas gelombang yang baik dan stabil. Laporan pemantauan siaran Radio dari saudara Basid Hasibuan, pada 27/10  dengan penilaian SINPO 44444. Kami berterimakasih kepada para pendengar yang telah mengirim surat dan laporan pemantauan siaran Radio kepada program. Kami berharap akan menerima banyak surat dan pemantauan siaran Radio dari para pendengar lain juga agar kami bisa menguasai situasi gelombang di tempat Anda.

Selain itu, dalam surat kepada kami, saudara Basid Hasibuan juga mengatakan sangat terharu ketika mendengarkan artikel tentang pendeta Buddha, orang yang telah membawa huruf kepada anak-anak di tengah danau hidrolistrik Tri An dalam rubrik “Reportase hari Sabtu” yang disiarkan pada 27/10 lalu. Anda menulis:  “Saya salut dengan cerita pendeta Budhha dengan sumbangsih yang luar biasa dengan rela mengajar kepada anak anak yang masih belia mengajarkan dengan huruf dan belajar membaca tentunya untuk membuka jendela dunia luar sana yang serba menarik. Dengan penuh sabar pendeta ini bisa memperkenalkan huruf kepada anak anak tidak mudah lho harus dengan penuh sabar dan pengertian. Beliau mengajarkan huruf dan budi pekerti kepada anak-anak untuk mendidiknya bagaimana membuang sampah yang merupakan hal yan sepele lho, itu butuh ketekunan dan kesabaran donk Salut dan saya ajungkan jempol buat pak Pendeta ini”.

Saudara yang budiman! Dalam kehidupan kita masih ada banyak keluarga yang sulit dan memerlukan bantuan. Dan kita merasa sangat hangat ketika ada orang-orang yang berhati yang tahu berbagi rasa dan hati yang mencintai sesama  seperti pendeta dalam artikel tersebut.

Dalam satu comment di fanpage “VOV5 INdonesia”, saudara Aries Tiyanto bertanya beberapa informasi tentang ayam Dong Tao. Anda bertanya : “Ayamnya biasanya per ekor bisa berapa kilo untuk masa potong ayam?” Saudara yang budiman! Dalam rubrik “Kehidupan masyarakat” yang disiarkan pada 24/9, kami telah memperkenalkan secara terinci tentang jenis ayam ini. Kalau belum sempat mendengarkan, silahkan akses website www.vovworld.vn, program siaran bahasa Indonesia untuk mendengarkan dan membaca kembali artikel ini. Tentang pertanyaan saudara Aries Tiyanto, satu ekor ayam yang naik desawa bisa mencapai  bobot 4,5 Kg (ayam jantan) dan lebih dari 3 Kg (ayam betina). Setiap kg ayam Dong Tao harganya 300.000-400.000 VND (200.000-250.000 Rupiah) per Kg. Khususnya ayam jantan cantik berkaki besar harganya sampai 5-6 juta VND (3-4 juta Rupiah)  per Kg.

Penjelasan VOV tentang Kurma - satu  jenis buah kering impor yang populer dan digemari  di Vietnam pada Hari Raya Tet - ảnh 1Buah kurma kering enak dimakan. (Foto:internet)  

Akhirnya kami mau berbincang dengan saudara Lanang Merah Saifullah. Dalam surat kepada kami, Anda bertanya : “Pakah di Vietnam ada pohon kurma?”.

Saudara yang budiman! Kurma merupakan jenis buahan kering impor yang populer dan digemari Pada Hari Raya Tahun Baru Tradisional Imlek (Hari Raya Tet) di Vietnam karena nilai gizinya tinggi. Akan tetapi sedikit orang yang tahu tentang pohon kurma. Sekarang pohon kurma di Vietnam sering ditanam untuk menjadi pohon hias, pohon jeruk dan khususnya memperindahkan zona-zona pariwisata, resort dan lain-lain. Sementara itu, pohon kurma yang menghasilkan buah sangat sedikit. Dengan kekhususan iklim dan pedologi yang sesuai, pohon kurma sering ditanam di beberapa propinsi di Vietnam Tengah seperti Binh Thuan dan Quang Nam atau di tempat-tempat keasinan di beberapa propinsi di daerah dataran rendah sungai Mekong seperti Ca Mau dan Dong Thap.

Sekarang di Vietnam telah menanam pohon kurma yang menjadi pohon hias sambil menghasilkan buah di beberapa tempat. Akan tetapi produktivitas dan kualitasnya  belum mencapai standard.

Saudara-saudara pendengar! Mudah-mudahan, penjelasan di atas memuaskan saudara-saudara. Untuk bisa mencaritahu lagi tentang sejarah Vietnam, marilah saudara-saudara mengakses website www.vovworld.vn. Semua pertanyaan marilah dikirim ke alamat Email Indonesia.vov5@gmail.com atau alamat surat post: 45, Jalan Ba Trieu, Kota Hanoi, Vietnam.

Komentar

Yang lain