Media /
PM Nguyen Xuan Phuc menyambut hangat Presiden AS, Donald Trump yang mengunjungi Vietnam untuk menghadiri Pertemuan Puncak ke-2 AS- Republik Demokrasi Rakyat Korea (RDRK) dan aktivitas-aktivitas bilateral dengan Vietnam.
Ini untuk kali kedua, Presiden AS, Donald Trump datang ke Vietnam.
Sekjen, Presiden Vietnam, Nguyen Phu Trong melakukan pembicaraan dengan Presiden AS, Donald Trump
Pada pembicaraan ini, Sekjen, Presiden Vietnam, Nguyen Phu Trong menyambut Presiden Donald Trump dan delegasi tingkat tinggi AS yang mengunjungi Vietnam dan memilih Vietnam sebagai tempat berlangsungnya Pertemuan puncak yang ke-2 AS- RDRK.
Presiden Donald Trump berterimakasih kepada Vietnam yang telah memberikan bantuan secara baik kepada Pertemuan puncak yang ke-2 AS-RDRK meski dalam jangka waktu pendek, menegaskan bahwa AS menghargai Hubungan Kemitraan Strategis Komprehensif dengan Vietnam dan peranan Vietnam di kawasan Indo-Pasifik
Setelah pembicaraan ini, Sekjen, Presiden Nguyen Phu Trong dan Presiden Donald Trump menyaksikan acara penandatanganan beberapa permufakatan kerjasama ekonomi penting, total nilainya kira-kira 21 miliar USD, di antaranya permufakatan dari Grup Vietjet menandatangani kontrak membeli 100 pesawat terbang 737 MAX dengan Grup Boeing senilai 12,7 miliar USD dan permufakatan dengan General Electric tentang jasa perawatan mesin senilai 5,3 miliar USD.
Sekjen, Presiden Nguyen Phu Trong dan Presiden Donald Trump mengakhiri pembicaraan (Foto :Vnexpress)
Segera setelah itu, di istana Presiden, Perdana Menteri Nguyen Xuan Phuc menerima Presiden Donald Trump. (foto : Chinhphu.vn)
Dua pemimpin sambil membahas pekerjaan, sambil makan siang.

Pemimpin Vietnam menerima Presiden Amerika Serikat, Donald Trump

(VOVWORLD) - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, Rabu siang (27/2) telah melakukan pertemuan dengan Sekretaris Jendaral (Sekjen) Komite Sentral Partai Komunis, Presiden Vietnam, Nguyen Phu Trong dan Perdana Menteri Nguyen Xuan Phuc.

VOV&VGP