Umat Islam Indonesia di Viet Nam dengan Hari Raya Idul Fitri 1439 H (Hijraih) yang hangat dan tenteram sentosa

(VOVWORLD) - Pada tanggal 15 Juni yang baru lalu, umat Islam di seluruh dunia resmi mengakhiri bulan suci Ramadan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri tahun ke 1439H (Hijriah). Ini merupakan kesempatan bagi umat Islam untuk menyatakan terima kasih dan kepercayaan kepada Allah. Berbaur pada suasana bersama ini, umat Islam Indonesia di Viet Nam juga menyambut satu Hari Raya Idul Fitri yang hangat dan tenteram sentosa.
Umat Islam Indonesia di Viet Nam dengan Hari Raya Idul Fitri 1439 H (Hijraih)  yang hangat dan tenteram sentosa - ảnh 1 Umat Islam Indonesia di Viet Nam dengan Hari Raya Idul Fitri 1439 H (Hijraih)  yang hangat dan tenteram sentosa (Foto :VOV)

Terletak di area seluas 400 meter persegi di tengah-tengah sektor jalan kuno di Ibukota Hanoi, Masjid Al Noor mempunyai arsitektur yang berbeda dengan rumah-rumah lain di sekitarnya. Menaranya mengerucuk ke atas atapnya rata, pintunya berbentuk lengkung dan catnya berwarna putih merupakan arsitektur yang khas dari masjid-masjid Islam di India. Pada pukul 18.00 sebelum tanggal ibulan Syawal, lebih dari 200 jamaah yang berasal dari banyak kewarga-negaraan dengan mengenakan pakaian khas Islam bersama-sama mengadakan sembahyang Idul Fitri di masjid. Pada bulan Ramadan yang memakan waktu dari 15 Mei sampai 15 Juni ini, kalau berkesempatan melewati Masjid Al Noor ini, Anda Sekalian akan melihat bahwa masjid ini menjadi lebih ramai dari  biasanya. Imam Abbas dari Masjid Al Noor mengatakan: “Setiap tahun ada kira-kira 22 kedutaan besar negara-negara Islam di Kota Ha Noi senantiasa melakukan aktivitas untuk membantu umat Islam di Kota Ha Noi, di antaranya ada masalah memberikan bahan makanan kepada komunitas untuk berbuka puasa pada sore  hari. Hari Raya Idul Fitri tahun ini jatuh pada tanggal 15 Juni, hari di mana kami berhasil melihat bulan yang berbentuk sabit. Aktivitas bersholat ini membantu umat Islam ketika datang ke Viet Nam berkesempatan melakukan aktivitas kepercayaan dan agama, membantu mereka merasa tenang dan hangat seperti tinggal di kampung halaman mereka sendiri”.

Umat Islam Indonesia di Viet Nam dengan Hari Raya Idul Fitri 1439 H (Hijraih)  yang hangat dan tenteram sentosa - ảnh 2 Buka puasa (Foto :VOV)

Setelah acara sembahyang berakhir, mereka dapat menikmati masakan-masakan Islam secara gratis yang dipersiapkan oleh Kedutaan Besar Indonesia. Masakan-masakan ini di atur menurut tipe buffet, menu meliputi daging sapi rebus,  ikan panggang, tumis sayuran, nasi dan lain-lain yang dimasak menutut cara tradisional Indonesia dan menikmati hidangan penutup dengan hidangan kue-kue, 

Pada Hari Raya Idul Fitri, aktivitas yang paling penting bagi umat Islam ialah melakukan sembahyang Idul Fitri dan berkumpul dengan sanak keluarga. Oleh karena itu, Kedutaan Besar Indonesia untuk Viet Nam selalu memperhatikan umat Islam dan menciptakan syarat kepada umat Islam untuk mendapat tempat melakukan aktivitas spiritual. Pada Hari Raya Idul Fitri, Kedutaan Besar Indonesia di Kota Ha Noi telah mengadakan “open door”  untuk  komunitas Islam Indonesia di Viet Nam. Ibu Linda Widiyanti, Sekretaris ketiga Kedutaan Besar Indonesia di Viet Nam mengatakan:

"Di Kota Hanoi ada kira-kira 300 Warga negara Indonesia. Hal -hal yang dilakukan Kedutaan Besar Republik Indonesia yalah memberikan nuansa Ramadan kepada orang Indonesia di Vietnam. Setiap hari Sabtu KBRI mengadakan acara buka puasa kepada para orang Muslim Indonesia, di antaranya ada menu-menu khas Indonesia. Pada 1 Syawal atau disebut hari kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa, KBRI mengadakan "open house" , dimana masyarakat Indonesia beserta keluarganya, kami mengundang merayakan Hari Idul Fitri di KBRI, mempererat silahturami dan persaudaraan antara komunitas orang Indonesia. 

Umat Islam Indonesia di Viet Nam dengan Hari Raya Idul Fitri 1439 H (Hijraih)  yang hangat dan tenteram sentosa - ảnh 3 Baca Q'ran (Foto :VOV)

Saudari Hetu Farrah, dokter Indonesia yang sedang menjadi aspiran di Viet Nam pada setiap pekan juga menyediakan waktu untuk datang ke Masjid Al Noor dan Kedutaan Besar Indonesia untuk melakukan aktivitas bersama dengan komunitas Islam di sini. Pada tahun ini, dia menyambut Hari Raya Idul Fitri jauh dari keluarganya.

"Saya tidak berpikir bahwa di negarayang ada sangat sedikit Muslim seperti Vietnam masih ada tempat bagi kita untuk melakukan kegiatan keagamaan seperti ini. Kedutaan Besar Indonesia di Vietnam juga secara teratur memfasilitasi kegiatan kami.Saya merasa seperti tinggal di negara Muslim saya sendiri, sangat hangat dan bahagia."

Tidak ada kue ketupat, tidak ada banyak sanak keluarga dan teman, tidak ada kembang api, tidak ada suara azan, tapi bisa dikatakan bahwa umat Islam Indonesia telah menyambut satu Hari Raya Idul Fitri secara lengkap, hangat dan tenteram sentosa di Kota Hanoi, ibu kota Viet Nam yang berkebudayaan ribuan tahun ini.  

Komentar

Yang lain