Rusia meminta kepada AS supaya memberikan bukti tentang intervensi pada pilpres AS 2016

(VOVWORLD) - Presiden Rusia, Vladimir Putin meminta kepada Amerika Serikat (AS) supaya memberikan bukti yang bersangkutan dengan tuduhan bahwa para warga negara Rusia melakukan intervensi pada pilpres AS pada tahun 2016.

Dalam interviu kanal televisi NBC TV yang ditayangkan Jumat malam (2/3), Presiden Vladimir Putin meminta kepada AS supaya memberikan dokumen dan informasi kepada Rusia. Dia juga menyatakan bahwa Rusia tidak bisa memberikan reaksi kalau AS tidak melanggar hukum Rusia. Pernyataan tersebut dikeluarkan pemimpin Rusia setelah pada bulan lalu, kantor jaksa khusus AS, Robert Muller menuduh 13 warga negara dan 3 badan usaha Rusia yang melakukan intervensi pada pilpres AS tahun 2016.

Komentar

Yang lain