Vietnam menghadiri rapat Kelompok Khusus urusan Gagasan Konektivitas ASEAN

(VOVWORLD) - Rapat ke-59 Kelompok Khusus urusan Gagasan Konektivitas ASEAN (IAI Task Force 59) dan rapat konsultasi ke-9 Kelompok khusus urusan Gagasan Konektivitas ASEAN dengan para mitra ASEAN telah berlangsung dari 3 sampai 4/10, di Kantor Sekretariat ASEAN, di Jakarta, Ibukota Indonesia. Duta Besar Tran Duc Binh, Kepala Perutusan Vietnam di ASEAN, menghadiri rapat ini.
Vietnam menghadiri rapat Kelompok Khusus urusan Gagasan Konektivitas ASEAN - ảnh 1Para peserta Rapat konsultasi ke-9 Kelompok khusus urusan Gagasan Konektivitas ASEAN dengan para mitra ASEAN (Foto: Perutusan Vietnam di ASEAN)

Rapat ke-59 Kelompok Khusus urusan Gagasan Konektivitas ASEAN merupakan rapat periodik tingkat Wakil Harian negara-negara ASEAN guna mengevaluasikan proyek-proyek dalam IAI dan merekomendasikan solusi-solusi untuk meningkatkan lebih lanjut lagi hasil guna pelaksanaan Rencana Kerja IAI tahap ke-3 (IAI Work Plan III). Sampai sekarang, setelah tiga tahun digelarkan, ada 19 di antara 26 arus aksi dari Rencana Kerja IAI tahap ke-3 (2016-2020) yang dijalankan (menduduki kira-kira 73%) di kelima bidang: bahan pangan dan pertanian, kemudahan perdagangan, badan usaha kecil dan menengah, pendidikan dan pelatihan, kesehatan masyarakat. Sekarang ini ada lebih dari 100 proyek yang diesahkan dan sedang digelarkan dengan total nilai sebesar 26 juta USD. Singapura, India, Jerman, Uni Eropa dan Jepang merupakan para mitra yang memberikan paling banyak bantuan. Pada waktu mendatang, Kelompok Khusus urusan Gagasan Konektivitas ASEAN sepakat terus memperhebat penggelaran proyek-proyek dan cepat menggelarkan 14 rekomendasi proyek yang sedang disusun.

Juga pada rapat tersebut, negara-negara mitra ASEAN sekali lagi menegaskan perhatian dan komitmen dalam membantu proyek-proyek dalam rangka IAI, menekankan bahwa IAI merupaka gagasan dan kerangka kerjasama penting yang turut memperpendek kesenjangan perkembangan dalam ASEAN pada khususnya dan memperkuat integrasi di kawasan Asia pada umumnya.

Komentar

Yang lain