Proyek “Kecapi dengan suara dari benang sutera” kembali ke ciri khas dari instrumen musik tradisional

(VOVworld) – Setelah bertahun-tahun berupaya mencari prototip dari instrumen musik tradisional, kelompok “Musik klasik Dong Kinh” telah berhasil melahirkan 16 instrumen musik petik yang direvitalisasi dari instrumen musik aslinya dengan bahan-bahan tradisional yaitu kayu dan bambu dan khususnya dawai yang dibuat dari benang sutera alami, satu bahan yang sudah digunakan oleh para pendahulu selama ratusan tahun lalu. Ini adalah hasil proyek “Kecapi dengan suara dari benang sutera” yang dilaksanakan oleh kelompok “Musik klasik Dong Kinh” dengan koordinasi dari Badan Bantuan Perkembangan Swiss untuk memulihkan suara musik dengan dawai dari benang sutera, satu ciri khas dari instrumen musik tradisional Vietnam. 


Proyek “Kecapi dengan suara dari benang sutera” kembali ke ciri khas dari instrumen musik tradisional - ảnh 1
Beberapa instrumen musik dalam proyek
(Foto: vannghequandoi.com.vn)

Demikianlah suara yang naik dan turun dari dawai kecapi yang dibuat dari benang sutera dengan suara nyanyian Seniman Rakyat Xuan Hoach pada acara pembukaan pameran dengan tema “Instrumen musik tradisional” yang baru saja berlangsung di Pusat Temu Pergaulan Kebudayaan Sektor Kota Kuno Hanoi dan diadakan oleh Badan Pengelolaan Sektor Kota Kuno Hanoi berkoordinasi dengan kelompok “Musik klasik Dong Kinh”. Tanpa pengeras suara, amplifier, tapi hanya dengan suara yang bersahaja  dari seniman dan suara instrumen musik tradisional, tapi para pendengar bisa merasakan kehalusan musik dari suara  benang sutera tradisional.

Komponis Vu Nhat Tan, Kepala Kelompok “Musik klasik Dong Kinh” memberitahukan bahwa benang sutera adalah bahan dari instrumen musik Ketimuran dari zaman kuno, dawai instrumen musik dari benang sutera telah berjalan seperjalanan dengan sejarah permusikan Vietnam sejak permulaannya. Akan tetapi, karena pasang-surutnya sejarah dan masuknya kebudayaan Barat, dawai dari benang sutera untuk instrumen musik tradisional dari para pendahulu menjadi punah. Oleh karena itu, para seniman dalam kelompok “Musik klasik Dong Kinh”, khususnya Seniman Rakyat Xuan Hoach, seorang yang seumur hidupnya menaruh perhatian terhadap musik tradisional untuk mencari kembali instrumen musik tradisional asli yang dawainya dibuat dari benang sutera. Komponis Vu Nhat Tan mengatakan: “Pekerjaan pertama yang ingin direvitalisasi oleh kelompok ini ialah bahan musik klasik, diantaranya ada perangkap instrumen musik tradisional Vietnam. Karena menurut hemat kami, sejak dahulu kala, para pendahulu telah berhasil membuat kecapi dari kayu dan bambu, kemudian membuat dawainya dari benang sutera selama ratusan tahun ini. Tapi, sekarang ini, instrumen-instrumen musik tradisional itu telah  banyak mengalami perubahan bentuk, pertama-tama ialah instrumen-instrumen musik dibuat dengan mesin, kedua ialah, dawainya dibuat dari besi, ditambah dengan amplifier dan pengeras suara. Oleh karena itu, kami ingin menemukan kembali hal  aslinya yang dibuat oleh para pendahulu, tapi sekarang telah punah”.

Perjalanan merevitalisasi instrumen musik kuno sesuai dengan aslinya yang dilakukan oleh kelompok “Musik klasik Dong Kinh” juga menjumpai banyak kesulitan, karena sekarang ini, penggunaan benang sutera untuk membuat dawai instrumen musik sudah tidak ada di semua desa kerajinan di dalam negeri, tapi pada pokoknya ditemukan, diteliti dan dipulihkan oleh Seniman Rakyat Xuan Hoach dan para seniman lain dari buku, naskah ukiran kuno atau instrumen-instrumen musik yang masih dilestarikan.

Suara instrumen musik yang dawainya dibuat dari benang sutera memberikan suara yang enak didengar dan sungguhan terbanding dengan suara instrumen musik yang dawainya dibuat dari nilon, pemainnya juga harus bersemangat dan lebih berperasaan untuk bisa menciptakan suara instrumen musik yang enak didengar, naik, turun tapi mendalam. Seniman Rakyat Xuan Hoach mengatakan: “Dawai dari benang sutera berlainan dengan dawai-dawai lain, suaranya lebih enak didengar. Pada acara pertunjukan, teman saya juga menyatakan bahwa tidak ada dawai lain yang bisa terbanding dengan dawai dari benang sutera, mungkin itu dorongan semangat saja, tapi saya merasa gembira karena saya telah berhasil membuat dawai-dawai dari benang untuk kebutuhan kesenian tradisional”.

Hingga sekarang ini, proyek tersebut telah berhasil merevitalisasi 6 instrumen musik tradisional di Vietnam Utara  yang dibuat secara manual, bahannya dari kayu, bambu dan dawainya dari benang sutera dan yang paling penting ialah semua instrumen musik ini bisa dimainkan dan dipertunjukkan. Ini merupakan hasil permulaan, instrumen-instrumen musik ini menciptakan suara sangat enak didengar, instrumen musik yang direvitalisasi sangat dekat dengan instrumen musik kuno yang sudah dibuat oleh para pendahulu pada ratusan tahun lalu.

Untuk mencapai suksesnya  dalam merevitalisasi 16 jenis instrumen musik tradisional, selain semangat dari para seniman kelompok “Musik klasik Dong Kinh” juga ada bantuan positif yang diberikan oleh Badan Kerjasama dan Perkembangan Swiss di Vietnam. Ini merupakan satu tindakan praksis untuk turut mengkonservasikan dan mengembangkan semua nilai kebudayaan Vietnam secara berkesinambungan dalam proses integrasi internasional.  


Komentar

Yang lain