Gamelan dari Indonesia – Pusaka Budaya Nonbendawi dari Umat Manusia

(VOVWORLD) - Indonesia merupakan negeri yang kaya raya akan keragaman instrumen musik tradisional. Salah satu di antaranya adalah musik ansambel Gamelan terkenal yang baru saja mendapat pengakuan UNESCO sebagai pusaka budaya nonbendawi dari umat manusia.

Anda sekalian tengah mendengarkan musik tradisional Gamelan dari Indonesia. Gamelan terdiri dari sangat banyak instrumen seperti kendang, gong, bonang, seruling, perkusi, siter dan beragam instrumen musik lainnya.  Kendang memainkan peran sebagai pengatur irama yang dimainkan dengan cara menabuh tangan pada permukaan kendang yang ditutupi dengan kulit hewan. Perangkat gong buatan dari logam digantung, pemain menggunakan tongkat tabuh pendek  untuk mengatur  irama lagu.

Sementara itu, seruling bambu memainkan peranan yang menentukan warnanada. Sedangkan gambang dengan 18 batang kayu yang diletakkan di rak resonator berbentuk perahu, disusun sesuai urutan dari kecil hingga besar untuk menciptakan catatan musik. Yang paling unik ialah seperangkat gong yang meliputi sekitar 10 gong logam melingkar yang kecil dengan titik cembung di tengah sebagai pusat ketukan yang disusun di atas rak kayu.

Seniman menggunakan tongkat tabuh yang dilapisi dengan kain atau karet untuk menciptakan suara setinggi oktaf, digunakan untuk memulai sebuah lagu atau membuat aksentuasi. Akhirnya adalah siter dengan dua atau tiga senar logam yang digunakan untuk memandu musik dan menunjang suara penyanyi. Semuanya menghasilkan satu  music ansambel yang unik.

Gamelan dari Indonesia – Pusaka Budaya Nonbendawi dari Umat Manusia - ảnh 1Gamelan terdiri dari sangat banyak instrumen seperti kendang, gong, bonang, seruling, perkusi, siter dan beragam instrumen musik lainnya (Foto: VOV)

Listiana, seniwati dalam keluarga dengan 3 generasi yang memainkan Gamelan di Kota Yogyakarta, Jawa Tengah, Indonesia, mengatakan:

Menurut waktu, Gamelan berkembang dan bisa dimainkan dengan berbagai jenis instrumen musik lainnya. Musik dari Gamelan di Jawa lebih pelan, mendalam, sedangkan musik di Bali lebih dinamis. Kalau di Madura dan Lombok banyak pakai seruling ke arah melodi”.

Munculnya Gamelan sudah ada sebelum dominasi kebudayaan Hindu-Buddha  di Indonesia pada tahun 404 SM dan sekaligus mewakili kesenian primitif dari Indonesia. Penggambaran instrumen musik ansambel tradisional ini untuk pertama kalinya ditemukan di Candi Borobudur dan Prambanan, Jawa Tengah.

Dewasa ini, Gamelan telah memasuki kehidupan sehari-hari warga dari pulau Jawa, Bali, Lombok sampai Madura di Indonesia, biasanya digunakan dalam berbagai ritual tradisional, pertunjukan kesenian dan permusikan untuk mengiringi tarian atau pagelaran wayang dari warga negeri ribuan pulau itu.

Dimainkan dengan ansambel, Gamelan menyampaikan nilai-nilai dari kehormatan, kecintaan dan perhatian satu sama lain. Dalam filosofi Jawa, keselarasan irama musik Gamelan melambangkan keharmonisan kehidupan. Pada zaman dahulu, Gamelan juga digunakan untuk memanggil para dewa yang menguasai benua.

Gamelan dari Indonesia – Pusaka Budaya Nonbendawi dari Umat Manusia - ảnh 2Pertunjukan Gamelan di jalan Yogyakarta. Sumber: Kompas

Dengan nilai-nilai budaya yang unik dan luhur, dimisalkan sebagai sarana ekspresi budaya dan pembina hubungan antara manusia dan angkasa, Gamelan telah mendapat pengakuan UNESCO sebagai Pusaka Budaya Nonbendawi dari umat manusia pada tgl 15 Desember 2021.

Nadiem Makarim,  Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia  menyatakan kebanggaan:

“Bagi warga Indonesia, Gamelan telah menjadi sebagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan warga. Dari abad V hingga kini, Gamelan terus-menerus diteliti, dikembangkan, dan diwariskan dari generasi ke generasi, mewarnai khazanah seni musik di Indonesia. Tidak hanya begitu, musik Gamelan telah menyampaikan ilham dan menyebarkan daya pengaruh kepada permusikan dunia. Indonesia akan terus mengkonservasikan Gamelan melalui pendidikan dan pelatihan formal dan informal, melalui festival, pawai massa, pertunjukan, dan temu muhibah budaya.”

Gamelan dari Indonesia – Pusaka Budaya Nonbendawi dari Umat Manusia - ảnh 3Orang asing dengan antusias mencari tahu tentang instrumen musik tradisional Indonesia. Sumber: Kompas

Tidak hanya di Indonesia saja, Gamelan juga dikenal sejak lama di gelanggang internasional. Beberapa negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Australia, dan Kanada telah menyusun program pendidikan seni Gamelan. Mohamad Oemar, Duta Besar Indonesia di Perancis, Andorra, Monako, wakil Perwakilan Tetap Republik Indonesia di UNESCO, memberitahukan bahwa Gamelan sejak lama telah digunakan sebagai satu aset diplomatik. Ia berkomitmen terus mendorong Gamelan melalui bermacam-macam aktivitas yang berbeda, seperti mengajar Gamelan kepada orang asing dan mengadakan temu muhibah budaya.

Komentar

Yang lain