Kontes berorasi dalam bahasa Vietnam-arena baru untuk para mahasiswa Laos yang belajar di Vietnam

(VOVWORLD) - Kontes  berorasi dengan bahasa Vietnam kali pertama yang diadakan oleh Pengurus Besar Asosiasi Persahabatan Vietnam-Laos dan Asosiasi Persahabatan Vietnam-Laos dari Kota Hanoi dengan koordinasi dari Sekolah Tinggi Perdagangan Luar Negeri merupakan arena  baru untuk para mahasiswa Laos yang belajar di Vietnam. Walaupun baru pertama kali diadakan, tapi kontes ini telah menyerap partisipasi dari 11 acara, beberapa acara telah menimbulkan keheranan karena kemampuan berbahasa Vietnam yang sangat tepat dan pembangunan acara secara teliti oleh para kontestan.
Kontes  berorasi dalam bahasa Vietnam-arena baru untuk para mahasiswa Laos yang belajar di Vietnam - ảnh 1Acara menyampaikan hadiah kontes  (Foto: vovworld.vn) 

“Setiap kali menyanyikan lagu “Kota Hanoi satu hati merah” ciptaan komponis Nguyen Duc Toan, dalam hati saya muncul perasaan-perasaan tentang satu Kota Hanoi yang sangat indah. Kota Hanoi menjadi indah bagi orang-orang yang telah dan sedang berkaitan dengan kota ini. Indah dalam kerinduan dari orang-orang yang hidup  jauh dirantau”.

Pada sesuatu hari musim dingin, suhu  udara kira-kira 20 derajat, tapi di ruang yang luasnya kira-kira 200 meter per segi di Wisma Kebudayaan dan Olahraga Pemuda sangat “panas” karena  orasi yang disampaikan oleh Vimonxa Phaxavat dalam “Kontes  berorasi dalam bahasa Vietnam” untuk para mahasiswa Laos. Acara… dari gadis Laos dalam pakaian “Ao Dai”, busana  tradisional Vietnam telah  membuat para penonton harus berterirak dengan gerap gempita menyambutnya.

Tidak hanya memilih tema yang baik tentang “Musim gugur Kota Hanoi”, orasi yang disampaikan oleh Vimonxa juga menimbulkan rasa senang karena para peserta ilustrasi bagi acara ini. Acara yang berdurasi 7 menit ini juga menimbulkan kesan bagi para penonton ketika seorang gadis yang mengenakan pakaian Laos menyanyikan lagu “Kota Hanoi dengan 12 warna-warni bunga”  pada saat Vimonxa memperkenalkan musim bunga di Kota Hanoi. Kata-katanya singkat, walaupun lafalnya belum mencapai standar, tapi sangat jelas. “Kami datang ke Vietnam pada musim gugur di Kota Hanoi. Saya telah mendengar bahwa musim gugur di Kota Hanoi sangat indah, tapi ketika dengan mata kepala sendiri menyaksikannya, baru bisa melihatnya sangat puitis. Saya menginginkan agar orasi yang saya sampaikan pada hari ini bagaikan  ucapan terima kasih kepada para guru di Sekolah T-80 yang telah membantu para mahasiswa Laos selama ini”.

Berorasi dalam bahasa Vietnam secara fasih, acara ilustrasinya mengesankan, Niphaphon Mixayaphon dalam busana Ao Dai yang berwarna merah muda telah memprentasikan citra para gadis penjaja keliling  dan para penjual bunga dengan bersepeda. Dia mengatakan: “Orasi  ini saya berlatih selama dua hari karena saya cukup sibuk dalam belajar dan tidak ada banyak waktu untuk membuat persiapan. Ini merupakan perasaan-perasaan saya tentang Kota Hanoi, orang Hanoi, tentang hal-hal lugas yang telah menimbulkan kesan bagi saya. Khususnya ialah tentang para penjaja keliling  yang tidak ada di Laos”.

Ini merupakan aktivitas yang diadakan sehubungan dengan peringatan ulang tahun ke-42 Hari Nasional Republik Demokrasi Rakyat laos (2 Desember 1975-2 Desember 2017) dan juga merupakan salah satu aktivitas untuk memperingati Tahun Persahabatan Vietnam-Laos 2017. Sebelas acara orasi yang disampaikan oleh para mahasiswa Laos dari 11 sekolah tinggi di Kota Hanoi seperti T-78, T-80, Akademi Perbankan, Institut Perdagangan Luar Negeri, Institut Ekonomi Nasional, Institut Perdagangan dan lain-lain. Di antaranya ada 5 tema yang berbicara tentang Kota Hanoi, tapi setiap acara orasi merupakan satu cara manifestasi dan perasaan yang berbeda-beda. Di samping beberapa orasi yang dibuat secara teliti ialah orasi-orasi yang cukup lugas dan sederhana. Tran Van Tuy, Ketua Pengurus Besar Asosiasi Persahabatan Vietnam-Laos menginginkan: “Kontes kali ini merup-akan arena yang menggembirakan dan bermanfaat agar para mahasiswa Laos memanifestasikan tarap kepandaian mereka berbahasa Vietnam. Ini juga merupakan kesempatan bagi para mahasiswa dua negara Vietnam dan Laos untuk melakukan temu pergaulan, memperkuat  pengertian satu sama lain, melalui itu turut menjaga dan memupuk hubungan istimewa Vietnam-Laos”.

Para penonton di kontes ini merasa sangat senang, karena ini untuk pertama kalinya kontes berorasi dalam bahasa Vietnam diadakan. Lebih-lebih lagi, selain bagian berorasi, para penonton juga dapat menikmati tarian-tarian dan lagu-lagu yang kental dengan identitas Laos dan penuh dengan rasa persahabatan Vietnam-Laos.

Kontes ini berakhir pada pukul 12.00, lebih lambat  satu jam terbanding dengan rencananya, tapi semua penonton merasa antusias dan tinggal kembali untuk berpotret bersama dengan teman-teman. Panitia Penyelenggara telah menyampaikan 1 hadiah istimewa, 2hadiah pertama , 3 hadiah kedua dan 5 hadiah ketiga kepada para kontestan. Pada tahun-tahun mendatang, kontes ini pasti akan menjadi arena yang menyenangkan  yang ditunggu-tunggu oleh para mahasiswa Laos. 

Komentar

Yang lain