Membawa Tenaga Kerja untuk Bekerja di Luar Negeri: Banyak Indikasi yang Menggembirakan

(VOVWORLD) - Setelah berhasil membawa hampir 143.000 tenaga kerja untuk bekerja di luar negeri, mencapai hampir 159 persen dari rencana tahun 2022, usaha membawa tenaga kerja Vietnam untuk bekerja di luar negeri sesuai kontrak tahun 2023 diperkirakan terus mengalami perkembangan yang baik. Fakta bahwa  pada periode pertama tahun ini, kegiatan pengiriman tenaga kerja mencatat banyak indikasi yang optimis  dari pasar-pasar tradisional maupun pasar penerima tenaga kerja baru. 
 
Membawa Tenaga Kerja untuk Bekerja di Luar Negeri: Banyak Indikasi yang Menggembirakan - ảnh 1Pekerja Vietnam siap berangkat ke Jepang untuk bekerja  (Foto: vov)

Dengan pengalaman puluhan tahun membawa pekerja, magang, dan ahli Vietnam untuk bekerja di hampir tiga puluh negara dan teritori di seluruh dunia, Perusahaan Saham Gabungan Sumber Daya Manusia Internasional Sovilaco di Distrik Tan Binh, Kota Ho Chi Minh, adalah salah satu perusahaan yang dipercaya oleh pekerja di semua provinsi dan kota di seluruh negeri. Yang patut diperhatikan, setelah lebih dari dua tahun menghadapi berbagai kesulitan akibat dampak Pandemi Covid-19, perusahaan tersebut telah memulihkan operasinya pada tahun 2022 dengan banyak hasil yang menggembirakan, menciptakan prasyarat untuk melesat pada tahun 2023 dan tahun-tahun berikutnya. 

Nguyen Xuan Trung, Direktur Jenderal Perusahaan Sovilaco  menilai bahwa bidang pengiriman tenaga kerja memiliki prospek yang baik di tahun 2023. Seiring dengan indikasi yang optimis dari pasar-pasar tradisional seperti Jepang, Taiwan (Tiongkok), Korea, dan sebagai yang hanya  untuk pekerja tidak terampil, pasar tenaga kerja berkualitas tinggi untuk pekerja  terampil dengan penghasilan tinggi juga menjanjikan akan melesat. Bapak Nguyen Xuan Trung ,berkata:

“Pada tahun 2022, hasil guna yang dicapai pekerja kita yang pergi ke negara lain untuk bekerja sangat tinggi. Dengan perkembangan pada tahun 2022, maka diprediksi bahwa hasil guna pada tahun 2023 diprediksi akan lebih tinggi dengan jumlah pekerja yang dibawa ke luar negeri akan lebih banyak lagi. Secara khusus, kita telah mendapat permintaan yang besar dari pasar-pasar tradisional. Pada saat yang sama, pasar-pasar baru di Eropa seperti Hongaria, Polandia, Rumania, Jerman, dan sebagainya  juga secara bertahap familiar dengan penerimaan tenaga kerja Vietnam untuk bekerja. Selain itu, ada juga pasar-pasar Australia dan Kanada, serta beberapa negara di Timur Tengah yang juga sangat ingin menerima pekerja Vietnam”.

Membawa Tenaga Kerja untuk Bekerja di Luar Negeri: Banyak Indikasi yang Menggembirakan - ảnh 2Para pekerja hadir dalam transaksi lapangan kerja  (Foto: vov)

Pada 2023, Vietnam menargetkan mengirim 110.000 tenaga kerja ke luar negeri sesuai dengan kontrak. Untuk mencapai target yang ditetapkan, Kementerian Tenaga Kerja, Disabilitas Cacat, dan Sosial Vietnam terus memprioritaskan penerapan solusi-solusi untuk mempertahankan pasar tradisional yang menerima banyak tenaga kerja seperti: Jepang, Taiwan (Tiongkok), dan Korea. Pada saat yang sama, fokus pada pengembangan lebih lanjut pasar di beberapa negara Eropa dan Singapura dengan pekerjaan yang bagus dan pendapatan yang stabil untuk pekerja.

Orientasi Kementerian Tenaga Kerja, Disabilitas dan Sosial Vietnam  mendapatkan sambutan dan apresiasi yang tinggi dari badan usaha pengiriman tenaga kerja, terutama orientasi untuk memperluas pasar ke Eropa dan beberapa pasar maju lainnya. Namun, badan-badan usaha juga merekomendasikan bahwa  untuk mempromosikan efektivitas pekerjaan ini maupun untuk menjamin keberlanjutan sektor pengiriman tenaga kerja kementerian tersebut perlu memiliki rencana implementasi yang lebih fleksibel dan konkret. Duc Nam, Ketua Dewan Komisaris Perusahaan Saham Gabungan Pemasokan Sumber Daya Manusia Internasional Sona, di Distrik Hai Ba Trung, Kota Hanoi, berkata:

“Kita perlu mengambil langkah yang lebih berkelanjutan. Khususnya perluasan pasar potensial dengan gaji bagus. Misalnya pasar di Eropa dan Australia yang adalah pasar-pasar yang sangat potensial. Untuk mengembangkan pasar-pasar ini perlu memiliki kebijakan dari Pemerintah, konkretnya perwakilan diplomatik untuk melakukan temu kerja dengan pemerintah mitra untuk membuka lokakarya dan pertemuan antarbadan usaha. Pada saat yang sama, penandatanganan perjanjian antara kedua negara, membuka jalan bagi badan usaha untuk berpartisipasi."

Dari sudut manajemen negara, Direktorat Pengelolaan Tenaga Kerja di Luar Negeri (Kementerian Tenaga Kerja Disabilitas dan Sosial), mengatakan bahwa untuk mencapai tujuan pengiriman tenaga kerja ke luar negeri sesuai dengan kontrak tahun ini, selain kebijakan dukungan dari badan pengelolaan,  badan-badan usaha pengiriman tenaga kerja juga perlu lebih proaktif, terutama dalam pelatihan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Saat ini, Direktorat Tenaga Kerja di Luar Negeri sedang  secara aktif bekerja sama dengan badan usaha untuk melaksanakan pekerjaan ini. Bapak Nguyen Gia Liem, Wakil Kepala Direktorat Pengelolaan Tenaga Kerja di Luar Negeri, menekankan:

“Untuk memenuhi kebutuhan pasar tenaga kerja asing serta menambah jumlah tenaga kerja Vietnam yang akan bekerja di luar negeri, kita perlu memperhatikan peningkatan kualitas tenaga kerja untuk bekerja di luar negeri. Di antaranya, kami sedang meminta untuk mengaitkan pendidikan kejuruan dengan pengiriman tenaga kerja Vietnam untuk bekerja di luar negeri, menciptakan keterkaitan erat antara badan usaha pengirim tenaga kerja untuk bekerja di luar negeri dengan sekolah kejuruan untuk memiliki sumber tenaga kerja yang memenuhi permintaan dan ketentuan mitra asing”.

Dengan indikasi-indikasi positif, bersama dengan tekad dan orientasi yang kuat dari badan pengelolaan negara maupun badan usaha dalam membawa tenaga kerja Vietnam untuk bekerja di luar negeri, pastilah bahwa target pengiriman tenaga kerja pada tahun 2023 serta di tahun-tahun berikutnya akan tercapai, membantu meningkatkan taraf hidup banyak pekerja dan berkontribusi pada pembangunan sosial-ekonomi tanah air.  Ha Nam-Ba Thi

Komentar

Yang lain