Kongres Nasional Tan Trao – pendahulu dari Majelis Nasional Vietnam

(VOVworld) – Menjelang momen pemberontakan umum untuk merebut kekuasaan, Kongres Nasional telah diselenggarakan di balai desa Tan Trao (provinsi Tuyen Quang), 16/8/1945, dengan kehadiran wakil berbagai cabang, lapisan rakyat, etnis, partai-partai politik, ormas-ormas penyelamatan nasional serta beberapa diaspora Vietnam diluar negeri. Kongres Nasional Tan Trao telah memanifestasikan semangat persatuan dan kebulatan pendapat dari bangsa Vietnam dengan tekad melaksanakan garis politik pemberontakan umum, menghapuskan rezim perbudakan yang dilakukan kolonialisme dan feodalisme, meletakkan dasar hukum pertama bagi satu rezim baru.


Kongres Nasional Tan Trao – pendahulu dari Majelis Nasional Vietnam - ảnh 1
Kongres Nasional Tan Trao merupakan pendahulu dari MN Vietnam
(Foto: baomoi.com)


Kongres Nasional Tan Trao telah menegaskan satu kemajuan besar dalam sejarah perjuangan pembebasan yang dilakukan bangsa Vietnam, sesuai dengan kecenderungan perkembangan dari peradaban umat manusia, memanifestasikan hak kebebasan dan demokrasi dari satu negara yang merdeka dan berdaulat. Walaupun jumlah anggota tidak banyak (kira-kira 60 anggota), tapi ini dianggap sebagai satu kongres yang bersosok sejarah dari satu Majelis Nasional (MN), satu badan kekuasaan negara sementara dari Negara Republik Demokrasi Vietnam.


Mewakili seluruh rakyat untuk menentukan nasib bangsa

Pada Kongres ini, Sekretaris Jenderal Partai Komunis Indocina, Truong Chinh, menyampaikan laporan yang antara lain menekankan dua masalah besar yaitu: pemberontakan umum dan pemilihan Komite Pembebasan Nasional (yaitu Pemerintah Revolusioner sementara). Partai Komunis Indocina berhaluan memimpin massa rakyat melakukan pemberontakan untuk melucuti senjata Jepang, merebut kekuasaan. Di atas dasar itu, Kongres ini telah menyetujui haluan dari Partai dan Pimpinan Pusat Viet Minh, memutuskan mencanangkan Pemberontakan Umum, memimpin massa rakyat bangkit merebut kekuasaan dari tangan tentara Jepang, mendirikan Komite Pembebasan Nasional Vietnam, menetapkan Bendera Nasional, Lagu Kebangsaan dan banyak strategi penting lainnya dari Revolusi Vietnam. Sepuluh butir dalam kebijakan Viet Minh telah diesahkan seperti: mempersenjatai rakyat; menyita harta benda milik musuh dan kaum pengkhianat bangsa untuk dijadikan milik negara dan dibagi kepada rakyat miskin, dll. Kebijakan sepuluh butir ini juga menetapkan memberikan hak satu orang satu suara, hak kebebasan, demokrasi dan banyak hak lain yang bersangkutan dengan kepentingan rakyat pada saat itu.

Melanjutkan keberhasilan dari Kongres Nasional itu, setelah berhasil merebut kemerdekaan, rakyat Vietnam mensukseskan penyelenggaraan pemilu pada 6/1/1946, memilih MN pertama Negara Republik Demokrasi Vietnam dan menyusun Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Vietnam yang merdeka. Profesor Sejarah, Le Van Lan, mengatakan: “Kongres Nasional Tan Trao merupakan pendahulu MN Vietnam. Ini merupakan hasil dari Fikiran Ho Chi Minh. Karena ada kebijakan yang diesahkan di depan Kongres Nasional tersebut, maka Revolusi Agustus baru bisa mencapai keberhasilan di kemudian hari. Di atas dasar itu, Presiden Ho Chi Minh menyatakan secara jelas bahwa harus segera menyelenggarakan pemilu MN. Dengan demikian, kira-kira empat bulan setelah Kongres Nasional Tan Trao, Vietnam telah menyelenggarakan pemilu dan mendirikan MN Vietnam angkatan pertama”.


Meninggalkan nilai-nilai tentang kekuatan persatuan besar nasional

Kongres Nasional Tan Trao bersosok sejarah seperti Konferensi Dien Hong dari Revolusi. Kongres Nasional Tan trao merupakan kreasi yang unik dari Presiden Ho Chi Minh, dari Partai dan Pimpinan Pusat Besar Viet Minh dalam mengembangkan semangat dan kekuatan seluruh bangsa dalam usaha perjuangan revolusioner, merupakan perawalan bagi revolusi Vietnam untuk merebut kemenangan dalam usaha perjuangan merebut kemerdekaan bangsa, menyatukan Tanah Air, membangun, membela dan mengembangkan Tanah Air. Kongres Nasional Tan Trao juga meninggalkan banyak pelajaran dan pengalaman yang bernilai bagi aktivitas MN Vietnam dewasa ini, diantaranya ada pelajaran tentang mengembangkan semangat dan kekuatan bangsa; secara tepat waktu memenuhi tugas-tugas strategis pada setiap periode revolusi; memanifestasikan semangat demokrasi, membangun Negara hukum milik rakyat, oleh rakyat dan demi rakyat; menegaskan posisi dan peranan sebagai badan kekuasaan tertinggi dari rakyat dalam membangun, membela dan mengembangkan Tanah Air. Ketua MN Vietnam, Nguyen Sinh Hung, menegaskan: “Selama kira-kira 70 tahun ini, dari Kongres Nasional Tan Trao yang menuju ke pembentukan MN Vietnam angkatan pertama sampai sekarang, 13 angkatan MN merupakan proses terus-menerus yang mewarisi, tidak henti-hentinya memperbarui organisasi dan aktivitas, MN telah mengembangkan peranan dan posisinya sebagai badan perwakilan tertinggi dari rakyat, badan kekuasaan Negara yang tertinggi, memberikan sumbangan yang besar dan penting kepada usaha perjuangan membebaskan bangsa, menyatukan Tanah Air, membangun dan membela Tanah Air Vietnam”.

Lahirnya Kongres Nasional Tan Trao pada 70 tahun lalu merupakan titik tolak yang penting dalam sejarah revolusi Vietnam. Semua nilai warisan Kongres Nasional Tan Trao akan terus diterapkan secara kreatif dalam aktivitas MN Vietnam, turut membangun, membela dan mengembangkan Tanah Air. 

Komentar

Yang lain