Vietnam memacu ekspor untuk menuju ke rangkaian nilai tambah

(VOVworld) – Sekarang, Vietnam merupkan negara yang mengekspor bermacam jenis hasil pertanian, perikanan dan industri pengolahan yang mendatangkan nilai tinggi. Akan tetapi, banyak barang Vietnam pada pokoknya masih diekspor dalam bentuk bahan mentah, oleh karena itu belum mendatangkan nilai tambah tinggi. Demikian masalah yang diperhatikan Pemerintah dalam orientasi strategi ekspor pada waktu mendatang.

Sampai sekarang, Vietnam telah mempunyai 24 jenis komoditas ekspor yang mencapai nilai perdagangan lebih dari USD 1 miliar. Beberapa jenis barang hasil pertanian, perikanan, beras, kopi, kaeret, lada, tekstil dan produk tekstil, alas kaki, komputer, handphone…terus-menerus mencapai pertumbuhan tinggi, memberikan sumbangan secara signifikan dalam total nilai ekspor. Akan tetapi, banyak hasil pertanian pada pokoknya diekspor dalam bentuk bahan mentah dan belum diolah. Untuk mengatasi keterbatasan ini, semua badan usaha ekspor Vietnam berfokus pada pasar titik berat, memacu investasi teknologi tinggi, teknologi pengolahan yang modern untuk menciptakan produk ekspor yang mempunyai nilai pertambahan lebih tinggi. Do Kim Lang, Wakil Kepala Biro Promosi Dagang dari Kementerian Industri dan Perdagangan Vietnam mengatakan :“Harus melakukan reorientasi cabang barang dan bidang yang perlu diberikan prioritas pada waktu mendatang, sedikit-dikitnya sampai tahun 2020. Kami mau masuk ke pasar besar di dunia, tapi di bidang produksi teknologi tinggi, harus terus melakukan investasi lebih banyak kepada industri penunjang  dan badan- badan usaha kecil dan menengah yang perlu mendapat prioritas”.

Vietnam memacu ekspor untuk menuju ke rangkaian nilai tambah - ảnh 1
Hasil perrikanan Vietnam juga merupakan salah satu diantara
jenis-jenis komoditas yang diekspor banyak
 (Foto : kinhtetaichinh.vn)

Untuk meningkatkan nilai tambah bagi barang ekpor, tahapan 2011-2013, Pemerintah Vietnam telah membimbing semua daerah dan instansi supaya memeriksa kembali, melakukan perancangan terhadap semua cabang ekspor, diantaranya memberikan prioritas kepada beberapa brand yang cukup daya saing untuk menggeliat ke pasar besar, pasar tingkat tinggi. Nguyen Thi Hong, Wakil Ketua Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh, pusat ekspor terbesar secara nasional  mengatakan: “Kota Ho Chi Minh sedang berfokus meningkatkan nilai tambah setiap produk ekspor, melalui penggunaan sumber bahan dari semua propinsi dan kota di seluruh negeri. Kota ini juga berhaluan menyerap semua badan usaha untuk melakukan investasi pada bidang teknologi tinggi, di atas dasar itu merangsang menciptakan semua produk yang mempunyai nilai tambah untuk mempunyai kemampuan mendekati pasar secara cepat dan punya kemampuan memperluas pasar bagi semua pasar utama  dan pasar yang mempunyai tuntutan tinggi”.

Pada waktu belakangan ini, pasar ekspor hasil pertanian dan perikanan Vietnam menerima indikasi yang menggembirakan. Amerika Serikat, pasar impor hasil pertanian yang mendatangkan nilai tinggi yang terkenal kerasnya dalam hal keselamatan bahan makanan baru saja memutuskan impor kelengkeng dan leci dari Vietnam.

Pada tahun 2014, ekspor Vietnam telah dan sedang menciptakan perubahan baru. Bersama dengan membatasi ekpor bahan mentah, meningkatkan nilai tambah dalam nilai ekspor, Vietnam juga aktif melakukan perundingan terhadap semua perjanjian perdagangan, membuka kesempatan ekspor baru bagi semua jenis komoditas. Ini adalah langkah-langkah yang mengubah wajah nilai ekspor Vietnam pada waktu mendatang./.

Komentar

Yang lain