Para pakar Australia menilai usulan-usulan tersebut sangat sesuai dengan perhatian Australia, dan Australia sangat ingin bekerja sama dengan Vietnam untuk mewujudkan visi tersebut.

Layton Pike, anggota Dewan Penasihat Institut Kebijakan Australia–Vietnam (AVPI), menyampaikan bahwa hal yang paling berkesan baginya dari pidato Sekjen sekaligus Presiden To Lam adalah visi jangka panjang Vietnam hingga 2045, serta lima arah besar bagi hubungan bilateral: “Sekjen sekaligus Presiden To Lam telah mengemukakan lima bidang utama yang perlu menjadi fokus kerja sama kedua negara di masa depan. Yang penting, hal tersebut memberikan arahan dan visi bagi hubungan kedua negara. Ada satu hal yang sangat mengesankan bagi saya, yaitu penegasan mengenai pentingnya melanjutkan dan secara rutin melakukan dialog antara kedua negara. Kunjungan seperti ini benar-benar memberikan motivasi baru dan mendorong lebih banyak kegiatan”.

Pada pakar juga menganggap bahwa Vietnam sedang mengalami perubahan kuat, dan Australia merupakan salah satu mitra yang memiliki keunggulan yang sangat dihargai oleh Vietnam dan diharapkan dapat menjadi mitra dalam proses pembangunan.