Dalam pidato pembukaan forum tersebut, Profesor, Doktor Mac Quoc Anh, Wakil Presiden sekaligus Sekretaris Asosiasi UMKM Kota Hanoi (HANOISME) mengajukan bahwa Forum kali ini fokus mencari solusi bagi UMKM untuk mengatasi keterbatasan skala, model, teknologi, tata kelola dan pasar untuk meningkatkan daya saing. Agar berpartisipasi secara lebih mendalam pada rantai nilai, pelaku usaha harus memekuni tuntutan kualitas, biaya, waktu pengiriman, penelusuran asal-usul, transformasi digital, transformasi hijau dan tata kelola yang transparan.
Pada forum tersebut, Bapak Bui Manh Toan, Ketua Dewan Direksi sekaligus Direktur Utama Perusahaan Persero Vietnox, sebuah perusahaan bereputasi di bidang penyediaan baja tahan karat dan solusi bahan baku di Vietnam menuturkan:
"Kami telah mendampingi Agribank (Bank Pertanian dan Pengembangan Pedesaan Vietnam) cabang Lang Ha selama lebih dari 10 tahun dan semuanya berjalan lancar. Agribank cabang Lang Ha membantu kami melalui mekanisme pinjaman untuk ekspor-impor yang mengurangi suku bunga sebesar 1–3% dengan biaya prioritas. Berkat hal tersebut, kami dapat mengurangi beban biaya keuangan dan menjadikannya sebagai daya lenting finansial. Sumber modal dari Agribank cabang Lang Ha membantu kami memperluas produksi, pasar, serta memberikan kontribusi nyata bagi anggaran Negara dan Kota Hanoi."
Dalam rangkaian Forum tersebut, Panitia Penyelenggara juga melaksanakan program B2B Matching (konektivitas bisnis pelaku usaha) secara mendalam.
