IMF: Prospek Pertumbuhan Global dalam Jangka Menengah Masih Lemah

(VOVWORLD) - Ketika berbicara di depan para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral Kelompok Dua Puluh (G20) di Negara Bagian Gujarat, India Barat, pada Selasa (18 Juli), Direktur Jenderal Dana Moneter Internasional (IMF), Kristalina Georgieva, menganggap bahwa kegiatan ekonomi global sedang melambat, khususnya di bidang produksi, dan prospek pertumbuhan jangka menengah masih lemah.
IMF: Prospek Pertumbuhan Global dalam Jangka Menengah Masih Lemah - ảnh 1Simbol IMF di Washington D.C (Foto:AFP/VNA)

Ibu Georgieva menilai bahwa kesenjangan ekonomi antarnegara tetap menjadi kekhawatiran yang berkepanjangan. Menurut dia, inflasi pada akhirnya cenderung menurun, meskipun inflasi keseluruhan tetap terlalu tinggi dan inflasi dasar juga sama, tanpa memedulikan kebijakan-kebijakan moneter yang diperketat.

Dia menganggap bahwa penurunan inflasi merupakan prioritas primer dari semua negara, bersama dengan upaya-upaya seperti membangun kembali penyangga fiskal dan melakukan reformasi untuk mendorong pertumbuhan. Untuk membantu upaya-upaya reformasi ini, IMF juga memperkuat mobilisasi sumber-sumber daya dalam negeri, memperbaiki pengeluaran nasional, membangun pasar modal secara intensif dan ekstensif, serta memperbaiki lingkungan investasi swasta.

Komentar

Yang lain