Dalam rapat tersebut, PM Le Minh Hung menekankan peran vital dan fundamental sistem moneter terhadap target-target pembangunan sosial-ekonomi. Beliau meminta untuk mengembalikan sifat asli kegiatan kredit perbankan yaitu menyediakan modal jangka pendek dan modal kerja bagi perekonomian.

PM Le Minh Hung juga meminta Bank Negara Vietnam dan lembaga-lembaga kredit untuk tidak hanya mengevaluasi pencapaian, tetapi juga harus secara terus terang mengidentifikasi bahaya dan risiko makro. Beliau menekankan:

"Ke depan, kita perlu mengembangkan pasar modal dan pasar obligasi, untuk mengembalikan sifat asli kegiatan kredit perbankan yaitu menyediakan modal jangka pendek dan modal kerja bagi perekonomian. Sumber modal investasi jangka menengah dan jangka panjang perlu difokuskan pada berbagai lembaga dan pasar lainnya. Tanggung jawab sistem perbankan dalam memberikan masukan dan turut menyehatkan kegiatan mobilisasi modal, khususnya mengembangkan pasar obligasi, juga menimbulkan persoalan yang sangat penting terkait kelembagaan."

Selain berbagai tuntutan tersebut, PM Le Minh Hung juga meminta bank dan lembaga-lembaga kredit untuk fokus pada berbagai solusi konkret guna mengatasi tantangan, memastikan kecukupan pasokan modal bagi perekonomian, menjaga keamanan sistem, serta bertekad mencapai semua target sosial-ekonomi tahun 2026.