Ketegangan di sekitar kasus serangan racun terhadap mantan mata-mata Rusia, Skripal: Moskow akan memberikan balasan yang setimpal dengan pengusiran terahdap para diplomat Rusia

(VOVWORLD) - Jurubicara Istana Kremlin, Dmitry Peskov, Senin (26/3), menegaskan bahwa Moskow menyesalkan atas keputusan dari pemerintah beberapa negara Barat yang mengusir para diplomat Rusia bersangkutan dengan kasus serangan racun terhadap mantan mata-mata “bermuka dua” orang Rusia, Sergei Skripal dan anak perempuannya di Kota Salisbury, Inggris.
Ketegangan di sekitar kasus serangan racun terhadap mantan mata-mata Rusia, Skripal: Moskow akan memberikan balasan yang setimpal dengan pengusiran terahdap para diplomat Rusia - ảnh 1 Jurubicara Istana Kremlin, Dmitry Peskov (Foto: AFP / VNA)

Ketika berbicara di depan kalangan pers, dia menekankan bahwa balasan yang diberikan Moskow akan berdasarkan para prinsip “berimbang”. Menurut dia, Presiden Vladimir Putin akan memberikan keputusan terakhir tentang cara memberikan balasan yang setimpal dengan tindakan-tindakan pengusiran tersebut.

Sementara itu, Perdana Menteri Inggris telah menyambut baik gerak-gerik dari negara-negara yang mengusir para diplomat Rusia, menganggap ini sebagai sinyal kuat terhadap Moskow tentang “tidak menggubris hukum internasional”. Sebelumnya, pada hari yang sama, Amerika Serikat, Kanada beserta banyak negara Uni Eropa dan Ukraina menyatakan akan mengenakan langkah-langkah diplomatik terhadap Rusia yang bersangkutan dengan serangan racun terhadap mantan mata-mata Rusia, Sergei Skripal dan anak perempuannya.

Komentar

Yang lain