Ketika menyampaikan pidato pada upacara pembukaan sidang tersebut, Ketua MN Tran Thanh Man mencamkan semangat menyeluruh dan konsisten yaitu meskipun beban pekerjaan besar tapi kualitasnya jangan dikurangi, waktu jadwal padat tapi disiplin jangan dilonggarkan, dan setiap pihak harus menjelaskan tanggung jawabnya. Setiap isu yang diajukan kepada Komite Tetap MN harus disiapkan dengan tuntutannya yang tepat dengan awal, disiapkan sejak awal, dijelaskan tanggung jawab dan ditangani sampai ke akar masalahnya.

Menurut Ketua MN, Sidang ke-6 Komite Tetap MN merupakan sidang puncak di bidang legislasi, sekaligus menjadipersiapan langsung dan penting bagi Persidangan kedua MN Angkatan XVI yang dijadwalkan pada bulan Oktober mendatang.

Atas dasar semangat tersebut, Ketua MN Tran Thanh Man meminta agar pekerjaan legislatif harus mengotimalkan tiga tuntutan besar yaitu harus mengedepankan kualitas, menjamin keterlaksanaan dan memenuhi tuntutan pembangunan. Dalam sidang kali ini, Komite Tetap MN akan memberikan pendapat terhadap 31 dari total 41 Rancangan Undang-Undang (RUU) dan Resolusi yang direncanakan akan disampaikan kepada MN pada Persidangan kedua. Beberapa RUU tersebut memiliki ruang revisi yang luas dan berpengaruh besar terhadap kegiatan aparatur Negara, masyarakat, pelaku usaha dan perekonomian. Ketua MN Tran Thanh Man meminta:

Saat meninjau Program legislasi tahun 2027, saya meminta agar kita fokus dan tearah, memprioritaskan masalah-masalah mendesak dan berbagai hambatan kelembagaan serta sektor baru yang memerlukan penyempurnaan hukum untuk mendorong pembangunan. Saya menekankan bahwa masuknya suatu RUU ke dalam Program berarti berkomitmen dan bertanggung jawab, Pihak mana pun yang mengusulkan proyek dan menetapkan waktu penyampaian harus proaktif mempersiapkan dan memastikan ketepatan waktu serta kualitas; menangani situasi pendaftaran secara terburu-buru yang kemudian tertunda dan dihindari agar tidak berdampak negatif terhadap program umum”.

Saat memberitahukan bahwa Persidangan kedua MN direncanakan akan meninjau hampir sekitar 60 isu dengan beberapa masalah yang teramat penting, Ketua MN Tran Thanh Man meminta agar seluruh persiapan harus dilaksanakan secara lebih dini dan lebih matang. Koordinasi antar pihak harus dijalin sejak awal, dan hanya memasukkan Program atau isu yang memenuhi persyaratan. Ketua MN Tran Thanh Man juga menyatakan bahwa Evaluasi Sidang luar biasa pertama harus dilaksanakan secara substansial untuk memetik tata cara bekerja yang baik untuk dikembangkan dan distandarisasi. Evaluasi agar dilaksanakan secara lebih baik, tidak hanya berakhiri pada satu masa sidang.