Kudeta di Niger: Junta Militer Menolak Penyambutan Perwakilan Perundingan Internasional

(VOVWORLD) -  Untuk mempersiapkan skenario negara-negara tetangga melakukan intervensi militer, junta militer yang dibentuk faksi kudeta di Niger terus-menerus memperkuat langkah-langkah menghadapi, termasuk pengerahan lebih banyak serdadu dan senjata di daerah-daerah untuk membela ibu kota Niamey.

Kudeta di Niger: Junta Militer Menolak Penyambutan Perwakilan Perundingan Internasional - ảnh 1Para pemimpin junta militer Niger setelah kudeta 26 Juli. Foto: Balima Boureima/REUTERS

Junta militer di Niger terus menunjukkan pendirian yang keras terhadap tekanan internasional. Kalangan pemimpin militer Niger menolak menyambut satu perwakilan perundingan dari Komunitas Ekonomi Negara-Negara Afrikat Barat (ECOWAS) yang dikirimkan ke Niamey pada Selasa (8 Agustus). Perwakilan ini termasuk wakil Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Uni Afrika.

Dalam satu perkembangan lain, menurut rencana, pada Kamis (10 Agustus), ECOWAS akan mengadakan sidang puncak berikutnya di Abuja, Nigeria untuk membahas cara menangani krisis di Niger. Banyak analis di kawasan menilai, sidang tersebut akan mengeluarkan keputusan resmi terakhir tentang rencana intervensi militer terhadap Niger.

Komentar

Yang lain