Program tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat, memobilisasi sumber daya untuk memikirkan orang-orang yang terdampak agen oranye/dioksin, sekaligus menyebarluaskan vitalitas hidup mereka yang kuat.

Lebih dari setengah abad pascaperang, dampak agen oranye masih memengaruhi lingkungan hidup dan beberapa generasi masyarakat Vietnam. Menurut data statistik, Kota Ho Chi Minh saat ini memiliki sekitar 25.000 korban agen oranye/dioksin dari berbagai generasi, sehingga menimbulkan tantangan besar dalam upaya pengelolaan dan perawatan.

Berbicara pada acara tersebut, Brigadir Jenderal, Profesor Muda, Doktor, Dokter Rakyat Nguyen Hong Son, Wakil Ketua Asosiasi Korban Agen Oranye/Dioksin Vietnam sekaligus Ketua Asosiasi Korban Agen Oranye/Dioksin Kota Ho Chi Minh, mengatakan bahwa pada waktu mendatang, Asosiasi Korban Agen Oranye/Dioksin Kota Ho Chi Minh terus meningkatkan sosialisasi mengenai dampak perang dan agen oranye di Vietnam kepada masyarakat serta sahabat internasional.

Pada kesempatan itu, panitia menyerahkan buku tabungan kepada 10 keluarga korban agen oranye/dioksin yang dilanda kesulitan, serta berbagai bingkisan yang bermakna kepada para korban agen oranye/dioksin.