MN Vietnam memulai acara interpelasi dan jawaban interpelasi di MN

(VOVWORLD) - Untuk melanjutkan Persidangan ke-4, Majelis Nasional (MN) Vietnam angkatan XIV, Kamis pagi (16/11), di Kota Hanoi, dimulai acara interpelasi dan acara jawaban interpelasi di MN. Acara ini berlangsung dari 16 sampai 18/11/2017.
MN Vietnam memulai acara interpelasi dan jawaban interpelasi di MN - ảnh 1Menteri Keuangan Dinh Tien Dung  adalah orang pertama yang menjawab interpelasi  (Foto: VNA)

Menteri Keuangan Dinh Tien Dung adalah orang pertama yang menjawab interpelasi tentang masalah-masalah seperti: pengelolaan pajak, beacukai, penjaminan keuangan yang aman dan berkesinambungan, solusi memperkuat pengelolaan utang publik secara aman dan berhasil-guna.

Menteri Dinh Tien Dung menegaskan bahwa Kementerian Keuangan melakukan secara baik reformasi administrasi dan terus melaksanakan-nya secara gigih. Dia menegaskan bahwa Kementerian Keuangan Vietnam telah melakukan dengan baik pekerjaan reformasi prosedur administrasi dan meneruskan pekerjaan ini secara gigih. Ketika menjawab masalah kontrol terhadap defisit APBN, Menteri Dinh Tien Dung memberitahukan: “Kita berfokus menggunakan modal pinjaman bagi proyek-proyek penting dan punya daya sebar, selangkah demi selangkah mengontrol secara baik laju peningkatan utang publik, menetapkan dengan jelas taraf defisit APBN dan peta jalan pemengkasan defisit, mengetatkan jaminan Pemerintah. Satu solusi lagi ialah mengucurkan modal ODA, gigih berada dalam batas senilai 300.000 miliar VND. Mentransparansikan keuangan publik, khususnya mengontrol secara ketat investasi publik.”

Yang bersangkutan dengan masalah utang publik, Deputi Perdana Menteri (PM) Vietnam, Vuong Dinh Hue memberitahukan: “Pemerintah mengatakan “tidak” tethdap permintaan kenaikan pau utang utang publik. Pemerintah telah memberikan bimbingan kepada Kementerian Keuangan supaya membuat proyek restrukturisasi pendapat dan belanja keuangan, menjamin secara berkesinambungan keselamatan utang publik. mengelola utang publik untuk menjamin supaya keuangan nasional aman dan berkesinambungan. Skala utang publik sampai tahun 2020 tidak melampaui lebih dari 65% GDP, utang Pemerintah tidak melampaui lebih dari 54% GDP dan utang luar negeri nasional tidak melampaui lebih dari 50% GDP. Hanya berbelanja dalam batas kemampuan perekonomian dan hanya meminjam dalam batas kemampuan membayar utang.”

Juga pada pagi hari itu, Menteri Perencanaan dan Investasi Vietnam, Nguyen Chi Dung telah menyampaikan pemaparan kepada MN tentang bidang-bidang yang bersangkutan dengan instansi-nya.

Komentar

Yang lain