Parlemen Perancis berbahas tentang serangan udara terhadap Suriah

(VOVWORLD) - Para legislator Perancis, pada Senin (16 April), mengadakan perbahasan tanpa pemungutan suara tentang operasi serangan udara yang dilakukan pasukan koalisi Amerika Serikat (AS), Inggeris dan Perancis terhadap target-target  militer Suriah. 
Parlemen Perancis berbahas tentang serangan udara  terhadap Suriah - ảnh 1Presiden Perancis, Emmanuel Macron menghadiri sidang dengan pihak AS dan Inggeris  untuk membahas serangan udara  gabungan terhadap Suriah. (Foto:Reuters) 

Ketua Majelis Rendah Francois de Rugy memberitahukan: Perbahasan ini membolehkan Pemerintah Perancis menyatakan pandangan kepada semua  legislator dan kelompok legislator dan menyampaikan gagasan-gagasan diplomatik Perancis. Undang-Undang Dasar Perancis menentukan: Pemerintah harus mengumumkan kepada Parlemen keputusan ikut pada perang di luar negeri selambatnya tiga hari setelah memulai operasi. Kalau operasi militer  memakan waktu lebih dari 4 bulan, maka harus meminta pengesahan Parlemen.

Pada hari yang sama, Presidan Emmanuel Macron memberitahukan: Perancis sedang mempersiapkan satu solusi politik yang membolehkan pelaksanaan proses transisi di Suriah. Dia menganggap bahwa untuk membangun solusi yang berkesinambungan di Suriah, harus berbahas dengan Iran, Suriah dan Rusia. Presiden Emmanuel Macron juga memberitahukan: Serangan udara terhadap Suriah yang dilakukan oleh  tiga anggota Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam satu kerangka serius tanpa menyatakan perang dengan pemerintah pimpinan Presiden Suriah, Basharr al-Assad dan tidak menimbulkan kerugian manapun terhadap Rusia. Pasukan koalisi telah menyelesaikan tujuan yang dikeluarkan yaitu merusak 3 tempat produksi senjata kimia di Suriah.

Komentar

Yang lain