Kontraktor mengerahkan seluruh tenaga yang tersedia selama libur Hari Nasional 2 September untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan, dengan target sekolah tersebut dapat mulai digunakan sejak pembukaan tahun ajaran pada 5 September.

Ngo Huu Lam, seorang buruh dari Perusahaan Perseroan Terbatas Konstruksi Nomor 8 yang sedang bekerja di lokasi proyek, mengatakan:

“Kami menyadari bahwa waktu yang tersisa tidak banyak. Oleh karena itu, kami bekerja selama libur Hari Nasional. Kami bekerja dalam sistem shift dan bekerja pada siang maupun malam hari. Semua orang berharap proyek ini selesai sesuai jadwal agar para siswa di daerah pegunungan memiliki sekolah baru, tempat tinggal dan ruang belajar yang kolosal pada tahun ajaran ini”.

Sekolah Asrama Etnis Terpadu Tingkat SD dan SMP Dakrong dirancang untuk melayani lebih dari 1.000 siswa. Hingga 27 Agustus, progres pembangunan diperkirakan telah mencapai 85 persen. Selain proyek tersebut, di Provinsi Quang Tri juga tengah dibangun sekolah asrama etnis terpadu di Kecamatan Huong Phung, Kecamatan Dan Hoa dan Kecamatan Thuong Trach.

Komite Rakyat Provinsi Quang Tri telah menyusun rencana untuk mengoperasikan keempat sekolah tersebut sejak ahun ajaran 2026-2027.