Pemerintahan Okinawa, Jepang meminta untuk menghentikan pembangunan pangkalan militer AS

(VOVworld) – Pemerintahan provinsi Okinawa, Jepang, pada Senin (23 Maret), memberitahukan telah meminta kepada Kementerian Pertahanan negara ini supaya menghentikan aktivitas-aktivitas di bawah permukaan air di tempat yang terpilih untuk membangun pangkalan Angkatan Udara sebagai pengganti pangkalan Futenma, Amerika Serikat (AS) di pantai Nago kepulauan ini.

Pemerintahan Okinawa, Jepang meminta untuk menghentikan pembangunan pangkalan militer AS - ảnh 1
Pangkalan Angkatan Udara Futenma di Ginowan, provinsi Okinawa
(Foto: Kantor Berita Vietnam)


Gubernur kota Takeshi Onaga menyatakan bahwa karena menemukan bekas-bekas terumbu-terumbu karang di luar kawasan yang mendapat surat izin penjajakan mengalami kerusakan, pemerintahan provinsi meminta kepada badan pertahanan di Okinawa supaya menghentikan semua aktivitas pembangunan pada saat badan fungsional melaksanakan investigasi terhadap kasus tersebut. Takeshi Onaga memperingatkan Biro Pertahanan Okinawa bahwa kalau tidak menaati permintaan tersebut, pada pekan depan pemerintahan provinsi bisa menarik surat izin penjajakan perusakan batu di lepas pantai kabupaten Kenoko untuk membangun pangkalan militer baru.

Ketika memberikan reaksi terhadap gerak-gerik dari pemerintahan provinsi Okinawa tersebut, di Ibukota Tokyo, Kepala Staf Kabinet Jepang, Yoshide Suga berbicara di depan kalangan pers bahwa keputusan pemerintahan provinsi Okinawa tersebut adalah “pantas disesalkan”, bersamaan itu menekankan bahwa “tidak ada alasan untuk menghentikan aktivitas pembangunan pada saat ini”./.

Komentar

Yang lain