Pemilu di Pakistan: Ketegangan Meningkat Setelah Pengumuman Hasil Resmi

(VOVWORLD) - Kalangan otoritas Pakistan, pada Minggu (11 Februari), memberitahukan bahwa ada sedikitnya 3 orang yang telah tewas dan 7 orang lain luka-luka dalam konflik antaranggota dua partai politik yang beroposisi di Provinsi Sindh, Pakistan Selatan. Berbagai sumber berita memberitahukan, situasi di kawasan tersebut sekarang dikendalikan.

Pemilu di Pakistan: Ketegangan Meningkat Setelah Pengumuman Hasil Resmi - ảnh 1Gedung Parlemen Pakistan di Islamabad (Foto: AFP/VNA)

Pada hari yang sama, polisi Pakistan memperingatkan akan menangani secara keras orang-orang yang berkumpul secara ilegal setelah Partai Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI) pimpinan mantan Perdana Menteri Imran Khan mengimbau para pendukungnya untuk melakukan demonstrasi guna memprotes hasil pemilu yang berlangsung pada pekan lalu. Pimpinan PTI menuduh bahwa ada kecurangan dalam pemilu.

Hasil penghitungan suara yang baru diumumkan menunjukkan, para kandidat independen yang mayoritasnya memiliki hubungan dengan Partai PTI, merebut mayoritas kursi (101 kursi) dalam pemilihan Parlemen yang meliputi 266 kursi yang berlangsung pada tgl 8 Februari lalu. Partai Federasi Islam Pakistan-Nawaz (PML-N) pimpinan mantan Perdana Menteri Nawaz Sharif hanya merebut 75 kursi, tidak berpeluang membentuk pemerintah. Namun, menurut ketentuan, para kandidat independen tidak bisa membentuk pemerintah. Oleh karena itu, kalangan pengamat memprakirakan, negara Asia Selatan ini menghadapi instabilitas politik selama beberapa pekan sementara partai-partai politik sedang merundingkan kemungkinan pembentukan aliansi yang berkuasa.

Komentar

Yang lain