Pertemuan puncak Rusia-AS: Mengungkapkan serentetan masalah internasional penting

(VOVWORLD) - Pertemuan bersejarah antara Presiden Rusia, Vladimir Putin dan timpalannya dari Amerika Serikat (AS), Donald Trump di Helsinki, Finlandia, telah berakhir pada Senin (16/7), setelah hampir empat jam dan dua pemimpin telah mengadakan jumpa pers bersama dan mengeluarkan indikasi-indikasi pertama yang positif tentang harapan memperbaiki hubungan antara dua negara adi kuasa ini. 
Pertemuan puncak Rusia-AS: Mengungkapkan serentetan masalah internasional penting - ảnh 1Presiden AS, Donald Trump (kiri) dan Presiden Rusia, Vladimir Putin

Pada jumpa pers tersebut, Presiden Rusia, Vladimir Putin menilai bahwa pertemuan sukses dan bermanfaat. Menurut Pemimpin Rusia, hubungan yang menegangkan sekarang antara Rusia dan AS adalah karena alasan-alasan obyektif dan dua negara adi kuasa ini semuanya sedang menghadapi tantangan-tantangan yang sama, seperti mekanisme keamanan internasional dan mengidentifikasi terorisme. Ini juga merupakan dua bidang yang diharapkan Presiden Vladimir Putin akan menemukan suara bersama dengan AS. Tentang masalah Suriah, Pemimpin Rusia menilai Moskow dan Washington bisa memainkan peranan memimpin dalam memecahkan krisis kemanusiaan di Suriah. Presiden Putin mengatakan merasa cemas ketika AS menarik diri dari persetujuan nuklir dengan Iran. Presiden Rusia, Vlasimir Putin menegaskan bahwa Moskow akan tidak pernah melakukan intervensi pada proses pilpres AS.

Presiden AS, Donald Trump memberitahukan bahwa dialog dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin berlangsung secara “terbuka dan berhasil”, menekankan arti penting dialog dengan Rusia dan AS serta seluruh dunia, bersamaan itu mengatakan bahwa dua negara harus mencari peluang kerjasama kalau ingin memperbaiki situasi dunia. Presiden AS juga memberitahukan bahwa dua fihak telah sepakat akan terus membahas masalah-masalah yang telah diungkapkan di Helsinki, bahkan mengharapkan pertemuan-pertemuan ini akan berlangsung secara permanen.

Kerjasama ekonomi juga merupakan satu isi bahasan di pertemuan puncak Rusia-AS. Dua fihak telah sepakat membentuk satu kelompok bersama untuk menghimpun badan-badan usaha yang besar kalangan bisnis dua negara. Presiden AS, Donald Trump menegaskan arti pentingnya diplomasi dan kerjasama terbanding dengan bentrokan dan permusuhan, bersamaan itu mengatakan bahwa dialog antara Rusia dan AS sesuai dengan kepentingan seluruh dunia.

Komentar

Yang lain