Menurut pengumuman resmi tersebut, PM Australia sangat menantikan kedatangan Sekjen sekaligus Presiden To Lam untuk membahas berbagai upaya peningkatan kerja sama antara kedua negara.
Kedua pemimpin dijadwalkan akan bertemu untuk pertama kalinya di Canberra, Ibukota Australia pada tgl 11 Agustus untuk mendiskusikan berbagai peluang kerja sama. PM Australia, Anthony Albanese menekankan bahwa hubungan antara Australia dan Vietnam digalang berdasarkan pada kepercayaan strategis yang mendalam, kepentingan bersama dan aspirasi bersama akan masa depan di kawasan. Ia juga menyatakan bahwa Australia dan Vietnam memiliki ikatan budaya yang kuat dengan keberadaan sekitar 350 ribu warga Australia keturunan Vietnam.
