Sidang tersebut juga mendiskusikan situasi alokasi dan pengucuran modal investasi publik serta situasi pelaksanaan berbagai Program Target Nasional.

Dalam sidang tersebut, PM Le Minh Hung menekankan bahwa di tengah situasi kawasan dan dunia sekarang, ekonomi Vietnam terus menghadapi banyak kesulitan dan tantangan. Oleh karena itu, berbagai kementerian, instansi dan daerah perlu fokus menyempurnakan kelembagaan dan menyiapkan isi secara teliti untuk 24 Rancangan Undang-Undang serta resolusi di sidang luar biasa pertama Majelis Nasional (MN) serta sekitar 40 RUU dan resolusi dalam sidang MN pada akhir tahun 2026.

Mengenai usaha mendorong pertumbuhan dan mempertahankan stabilitas ekonomi makro, PM Le Minh Hung meminta berbagai kementerian, badan dan daerah untuk menilai kemampuan pelaksanaan target pertumbuhan untuk mengambil solusi efektif sekaligus mempertahankan kestabilan dan mengontrol inflasi.

"Mempercepat alokasi dan pengucuran modal investasi publik. Saya meminta kepada para Wakil PM urusan berbagai bidang, beberapa Kementerian untuk langsung memimpin pengucuran modal investasi publik harus mendesak daerah-daerah dalam melaksanakan proyek menurut arah mengimplementasikan proyek dan menjamin pengucuran modal investasi publik mencapai 100 persen”.

PM Le Minh Hung juga menekankan bahwa tekanan penyelenggaraan dalam periode ini sangat besar, oleh karena itu, meminta Bank Negara untuk fokus melaksanakan solusi-solusi konkret untuk menstabilkan suku bunga dan menjamin likuiditas perekonomian, serta menjaga kestabilan pasar uang dan valuta asing.